Okupansi Perkantoran di Surabaya Kembali Bergeliat

Selasa, 22 Agustus 2017 - 06:55 WIB
Okupansi Perkantoran...
Okupansi Perkantoran di Surabaya Kembali Bergeliat
A A A
SURABAYA - Okupansi perkantoran di Kota Surabaya, Jawa Timur, yang sempat terbenam sepanjang 2016 kini mulai bergeliat. Sejak semester I 2017 ini, perkantoran baru terus bermunculan untuk memenuhi ceruk pasar perkantoran.

Senior Associate Director Research Colliers International Ferry Salanto menuturkan, gedung-gedung perkantoran tersebar di berbagai wilayah di Kota Pahlawan. Pusaran paling dominan tetap berada di kawasan selatan dan tengah yang mampu menembus okupansi sampai 75,5%.

"Kalau dilihat berdasarkan lokasi, perkantoran daerah Surabaya tengah memiliki tingkat okupansi tertinggi yang mencapai 82,7%," ujar Ferry ketika ditemui di Vasa Hotel Surabaya, Senin (21/8/2017).

Ia melanjutkan, jumlah gedung perkantoran sampai akhir 2017 ini memang tercatat meningkat secara grafik. Kondisi itu disebabkan beberapa gedung yang memiliki perencanaan pembangunan pada 2016 serta diselesaikan pada 2017 ini. Sehingga stok perkantoran menjadi melimpah.

Salah satu ruang perkantoran yang selesai dibangun seperti The Samator Skysuites SOHO dari PT Samator Land dan Ciputra World Surabaya Skyloft SOHO oleh Ciputra Group. Bahkan untuk Skyloft SOHO diprediksi akan memberi kontribusi pertumbuhan kurang dari 5% hingga akhir 2017.

"Jadi kalau dilihat dalam beberapa tahun terakhir ada peningkatan yang besar. Dari sekitar 87% pada 2015, turun menjadi 75% pada 2016," ucapnya.

Ferry juga menjelaskan, lokasi perkantoran di tengah kota masih menjadi favorit untuk membangun gedung. Para pengembang masih memiliki sisa land bank yang potensial untuk dijadikan perkantoran. Meskipun berukuran kecil tapi lokasi yang strategis membuatnya cepat terjual.

Sementara untuk wilayah pinggiran kota seperti di Surabaya timur mengalami penurunan tingkat okupansi sebesar 2,02% di semester I tahun ini. Okupansi perkantoran wilayah Surabaya timur pada semester I 2016 saja mencapai 94%. "Saat ini malah turun menjadi 92,1% pada semester satu," sambungnya.

Riset Colliers International sendiri juga menunjukkan fakta kalau serapan sektor perkantoran di Surabaya tidak terlalu besar. Kalau tahun ini tidak ada lagi penambahan pembangunan kantor baru, maka bisa mempengaruhi suplai gedung perkantoran di tahun depan serta stagnan di angka 347.333 meter persegi.

COO PT Intiland Development Tbk Sinarto Dharmawan menuturkan, perkantoran di kota besar tetap potensial di sepanjang tahun ini. Bahkan, saat ini tren bekerja secara community di ruang bersama atau yang akrab disebut co working space berhasil menarik para pelaku industri kreatif yang terus tumbuh di Indonesia. Mereka merasa nyaman serta lebih produktif berkantor di tempat yang menarik.

Lihat saja okupansi sub co Tiera, co working space yang dikembangkan PT Intiland Development Tbk yang sudah satu tahun operasional mampu menembus 100%. "Keberhasilan itu membuat kami semakin yakin. Jadi mulai semester pertama 2017, kami sediakan ruang di Spazio untuk sub co Spazio dan nantinya juga ada co working space di proyek Praxis," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Intiland Perkenalkan...
Intiland Perkenalkan Generasi Milenial Pentingnya Industri Properti
Garap Proyek SOHO, Intiland...
Garap Proyek SOHO, Intiland Development Gelontor Rp150 Miliar
Intiland Optimistis...
Intiland Optimistis Raih Target Pra Penjualan Rp2 Triliun
Strategi Memanfaatkan...
Strategi Memanfaatkan Momentum Tumbuhnya Minat Pembelian Properti
Apartemen Murah di Jakarta...
Apartemen Murah di Jakarta Akan Menjadi Tren Pada 2021
Ciputra Development...
Ciputra Development Bagikan Dividen Rp148,3 Miliar
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
10 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
10 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved