Belanja Negara Rp2.133 Triliun, Sri Mulyani Fokus Reformasi Pajak

Selasa, 12 September 2017 - 15:24 WIB
Belanja Negara Rp2.133...
Belanja Negara Rp2.133 Triliun, Sri Mulyani Fokus Reformasi Pajak
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menekankan, pemerintah saat ini sedang fokus dalam mewujudkan reformasi perpajakan di Indonesia dalam upaya mendukung pembangunan. Reformasi pajak menurutnya menjadi sangat penting, ketika belanja negara terus meningkat sehingga dibutuhkan penyusunan APBN yang kredibel agar ekonomi bisa stabil.

Pada 2017 ini, pemerintah mengincar penerimaan negara dalam bentuk pajak maupun dalam bentuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dengan jumlah mencapai Rp1.736,1. Rinciannya yakni dari perpajakan sebesar Rp1.472,7 triliun dan penerimaan bukan pajak kurang lebih Rp262 triliun.

"Ini suatu angka yang sangat besar. Meskipun kebutuhan negara lebih besar lagi, karena kita belanja lebih dari Rp2.000 triliun," kata dia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (12/9/2017)

Sri Mulyani menambahkan, jika dilihat dari penerimaan negara maka fungsi dari penerimaan perpajakan adalah yang paling dominan yakni untuk belanja negara. Belanja negara tersebut bakal digunakan ke belanja K/L (Kementerian atau Lenvaga) serta pembangunan infrastruktur. "Tahun ini diperkirakan akan mencapai Rp2.133 triliun, di mana sepertiganya Rp766 triliun lebih dibelanjakan oleh daerah melalui transfer daerah," katanya.

Maka, lanjut dia, untuk dapat memaksimalkan fungsi APBN tersebut, peranan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dari berbagai lembaga, kementerian, hingga daerah memiliki andil penting dalam pengawasan dan membantu menyetor penerimaan negara.

"Karena penerimaan perpajakan menjadi sangat penting untuk bisa mendukung belanja negara yang begitu besar. Dan pemerintah akan terus melakukan reformasi perpajakan untuk memperbaiki kemampuannya mendukung kebutuhan negara," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Ekonom Indef Sebut RAPBN...
Ekonom Indef Sebut RAPBN 2021 Aneh dan Tidak Kokoh, Kok?
Rasio Pajak Dipatok...
Rasio Pajak Dipatok 8,25% Tahun Depan, Terendah Sejak 2010
Sah! RAPBN 2023 Jadi...
Sah! RAPBN 2023 Jadi Undang-undang: Belanja Negara Tembus Rp3.000 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
Belanja Rp2.747 Triliun...
Belanja Rp2.747 Triliun Jadi Senjata Sri Mulyani Kerek Pertumbuhan Ekonomi
Berita Terkini
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
2 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
2 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
4 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
5 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
5 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
6 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved