Peran Swasta Indonesia Terkecil Dibandingkan Negara ASEAN

Selasa, 12 September 2017 - 21:43 WIB
Peran Swasta Indonesia...
Peran Swasta Indonesia Terkecil Dibandingkan Negara ASEAN
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Athor Subroto menyatakan, peran swasta di Indonesia dalam pembangunan nasional paling kecil dibandingkan dengan negara lain di ASEAN. Menurut dia, peran swasta nasional saat ini hanya 2%.

"Peran pihak swasta nasional kita paling kecil dibandingkan swasta di ASEAN, seperti Filipina, Malaysia, dan Thailand," ungkapnya dalam forum diskusi ekonomi yang digagas PBNU di Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Athor menyebutkan dalam data World Bank menyebutkan, sejak 2013, pembangunan di negara-negara berkembang dunia menurun hampir 40%. Namun, Indonesia dan China menjadi pengecualian, dimana pembangunan negaranya terbilang positif. Hanya saja, kata dia, kabar baik tersebut perlu disikapi dengan melibatkan pihak swasta. Selama ini jumlah proyek infrastruktur nasional yang melibatkan swasta masih minim.

Data World Bank, lanjut Athor, menyatakan perbandingan prosentasi peran swasta dalam pembangunan di negara-negara ASEAN cukup baik, hanya saja tidak di Indonesia. Proyek dan peran swasta dalam pembangunan infrastruktur di negeri ini masih 2%. Bandingkan dengan Filipina, sejak 2015, porsi swasta terus bertambah dan kini perannya mencapai 44%.

Hal serupa juga terjadi di negeri jiran Malaysia dan Thailand, yang cukup banyak melibatkan peran swasta. Atas dasar itulah, Athor berharap peran swasta dikembalikan. Tidak hanya proses tander juga ada kemudahan-kemudahan yang diberikan kepada swasta. Sehingga swasta bisa aktif kembali dalam ikut serta membangun negara seperti di negara-negara lain.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akbar Buchari Resmi...
Akbar Buchari Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum HIPMI Periode 2022-2025
Refleksi Peran Wirausaha...
Refleksi Peran Wirausaha Bangun Bangsa, HIPMI Dorong 10 Juni Jadi Hari Kewirausahaan Nasional
Bursa Calon Ketum HIPMI,...
Bursa Calon Ketum HIPMI, Akbar Buchori Dapat Dukungan dari Bobby Nasution
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
HIPMI Punya Pemimpin...
HIPMI Punya Pemimpin Baru, Begini Pesan Bahlil Lahadalia
Jelang Musdalub Hipmi...
Jelang Musdalub Hipmi DIY, Pendaftaran Calon Ketua Umum Dibuka
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
6 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
7 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
8 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
8 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
8 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
9 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved