Wall Street Melesat, Indeks S&P dan Nasdaq Cetak Rekor

Sabtu, 30 September 2017 - 08:08 WIB
Wall Street Melesat,...
Wall Street Melesat, Indeks S&P dan Nasdaq Cetak Rekor
A A A
JAKARTA - Wall Street pada perdagangan kemarin, Jumat waktu setempat berakhir menghijau saat indeks S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor ditopang keuntungan saham teknologi. Sementara setiap indeks utama juga ditutup pada tren positif secara kuartalan.

Sektor teknologi menjadi yang terbaik untuk memberikan dorongan terbesar kepada S&P mencapai 0,75% dan menjadi hari keempat beruntun mencetak keuntungan setelah pulih dari awal pekan. S & P dan Nasdaq ditutup pada catatan penguatan di September, Dow Jones memperoleh 2,1% serta S & P naik 1,9% dan Nasdaq maju 1,05%.

Saham Facebook (FB. O) memberikan kontribusi terbesar untuk Nasdaq dan S&P mencapai sebesar 1,23%. Sementar sektor keuangan mendapatkan dukungan singkat setelah dilaporkan Presiden AS Donald Trump bertemu dengan mantan Gubernur Federal Reserve alias Bank Sentral AS Kevin Warasy untuk membahas pencalonannya sebagai Ketua Fed.

Trump kemudian mengatakan bahwa dia mempunyai agenda empat pertemuan dalam usahanya mencari Ketua Federal Reserve Board yang baru dan akan memutuskan dua atau tiga pekan ke depan. Harapan kenaikan suku bunga ditambah rencana pemotongan pajak telah mendominasi dukungan terhadap pasar untuk sebagian besar pekan ini.

Data pada hari Jumat menunjukkan konsumen AS tidak terlalu bagus untuk mengubah harapan kenaikan suku bunga acuan AS pada bulan Desember, mendatang. Laporan lain menunjukkan kegiatan pabrik lebih baik daripada yang diharapkan untuk September.

Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 23,89 poin atau 0,11% ke level 22.405,09 dan indeks S & P 500 memperoleh tambahan 9,3 poin, atau 0,37% menjadi 2.519,36. Sedangkan komposit Nasdaq meningkat 42,51 poin atau 0,66% ke posisi 6.495,96.

S & P dan Dow mencatat delapan keuntungan, sedangkan Nasdaq lima. Dow naik 4,9% untuk kuartal ketiga, S & P bertambah 4% dan Nasdaq meningkat 5,8%. Sekitar 6,01 miliar saham diperdagangkan pada bursa saham AS dibandingkan dengan rata-rata harian 6,25 miliar dalam 20 sesi terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
29 menit yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
1 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
2 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
3 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved