Pertumbuhan Laba KAI Cukup Menjanjikan

Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:21 WIB
Pertumbuhan Laba KAI...
Pertumbuhan Laba KAI Cukup Menjanjikan
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan laba PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI cukup menjanjikan, dilihat dari rata-rata pertumbuhan Iaba bersih dengan CAGR (tingkat perrumbuhan tahunan majemuk) sebesar 24,41%. Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menjelaskan, selama Iima tahun terakhir dari 2012-2016, KAI mencatatkan pertumbuhan pendapatan dengan CAGR sebesar 20,04%.

Bahkan dari laporan posisi keuangan, memperlihatkan pertumbuhan yang semakin berkembang. "Ada peningkatan jumIah aset dengan CAGR sebesar 29,41% serta diiringi pertumbuhan ekuitas dengan CAGR sebesar 16,22%," ungkapnya saat public expose di Rizt Charton Hotel Jakarta, Kamis (19/10/2017).

(Baca Juga: KAI Gunakan Dana Obligasi untuk Proyek Kereta Bandara )

Dengan peringkat yang bagus dan kinerja perseroan yang cukup baik selama ini, minat terhadap obligasi yang diterbitkan KAI diyakini akan tinggi. Lebih lanjut dipaparkan juga hingga akhir semester I tahun 2017, total asset KAI mencapai Rp27,2 triIiun. Bahkan, mampu mencetak pertumbuhan total aset sebesar 8,34%. "Kami juga berhasil menjaga pertumbuhan total Iiabilitas sebesar 9,63% dan pertumbuhan total ekuitas sebesar 6,31%," katanya dengan bangga.

(Baca Juga: Siap Terbitkan Obligasi, KAI Target Rp2 Triliun )

Apabila dibandingkan dengan periode 30 Juni 2016, lanjut Edi, KAI mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 15,76% pada semester pertama tahun ini dan pertumbuhan laba bersih hingga 47,73%. "Karena itu dengan program penawaran umum obligasi I Kereta Api Indonesia Tahun 2017 ini kami optimis bakal mencapai target," pungkasnya.

Sementara rata-rata pertumbuhan angkutan penumpang perseroan adalah 10% per tahun, sementara angkutan barang lebih tinggi mencapai 25%-30% per tahun. Sebagai informasi KAI untuk pertama kalinya mulai menjajaki instrumen pembiyaan obligasi korporasi dengan target penerbitan perdana Rp2 triliun. Perseroan membuka peluang untuk menjajaki lebih banyak sumber pendanaan lain di masa depan bila penerbitan obligasi ini sukses.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
3 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
3 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved