IHSG Dibuka Cetak Rekor ke Level 5.954, Bursa Asia Menghijau
Senin, 23 Oktober 2017 - 09:36 WIB
IHSG Dibuka Cetak Rekor ke Level 5.954, Bursa Asia Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan hari ini, Senin (23/10/2017) mencetak rekor untuk meneruskan tren positif dalam beberapa pekan terakhir. IHSG dibuka meroket ke level 5.954,26 atau menguat 24,71 poin yang setara dengan 0,42%.
Sementara, pada perdagangan akhir pekan kemarin IHSG ditutup melesat ke level 5.929,549 dengan tambahan 19,019 poin atau sebesar 0,322%. Pagi ini sektor saham dalam negeri hari ini tanpa terkecuali berada di jalur hijau ketika sektor keuangan naik 0,58% diikuti industri dasar sebesar 0,40%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp378 miliar dengan 602 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp24,90 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp55,62 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp80,53 miliar. Tercatat 129 saham naik, 50 saham turun dan 96 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp250 menjadi Rp9.500, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) menguat Rp300 ke posisi Rp62.800 serta PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) meningkat Rp175 menjadi Rp10.600.
Sementara, beberapa saham yang melemah adalah PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melemah Rp100 menjadi Rp7.400, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menyusut Rp25 ke level Rp7,075 dan PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) berkurang Rp20 menjadi Rp1.205.
Seperti dilansir CNBC, sebagian besar pasar saham Asia meningkat seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap Yen setelah Abe memenangkan pemilihan. USD sendiri terus melonjak ke posisi tertinggi dalam tiga bulan saat melawan Yen Jepang.
Koalisi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memenangkan dua sepertiga atau super mayoritas, usai mengamankan 312 kursi dari 465 yang tersedia, akhir pekan kemarin. Hasil ini disambut sorak oleh investor dengan ekuitas Jepang mencetak hasil positif.
Nikkei Jepang melonjak 1,01% atau 216,69 poin menjadi 21.674,33 di tengah keuntungan para eksportir. Saham-saham seperti Nissan naik 1,34% dan Mitsubishi Motor meningkat 2,12% diikuti lompatan Sony sebesar 1,13%.
Di sisi lain pada seberang Selat Korea, indeks Kospi menghapus keuntungan setelah di awal perdagangan tergelincir 0,11. Keuntungan pada bidang teknologi diimbangi oleh penurunan yang terlihat di sektor manufaktur.
Kenaikan juga dialami bursa saham Australia saat ASX 200 naik 0,11% ditopang performa meningkat Jasa telekomunikasi 1,59%. Sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong tergelincir 0,53% di awal perdagangan. Daratan China menghijau saat komposit Shanghai Composite lebih tinggi persen 0,03 dan komposit Shenzhen 0,156%.
Sementara, pada perdagangan akhir pekan kemarin IHSG ditutup melesat ke level 5.929,549 dengan tambahan 19,019 poin atau sebesar 0,322%. Pagi ini sektor saham dalam negeri hari ini tanpa terkecuali berada di jalur hijau ketika sektor keuangan naik 0,58% diikuti industri dasar sebesar 0,40%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp378 miliar dengan 602 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp24,90 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp55,62 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp80,53 miliar. Tercatat 129 saham naik, 50 saham turun dan 96 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp250 menjadi Rp9.500, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) menguat Rp300 ke posisi Rp62.800 serta PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) meningkat Rp175 menjadi Rp10.600.
Sementara, beberapa saham yang melemah adalah PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melemah Rp100 menjadi Rp7.400, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menyusut Rp25 ke level Rp7,075 dan PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) berkurang Rp20 menjadi Rp1.205.
Seperti dilansir CNBC, sebagian besar pasar saham Asia meningkat seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap Yen setelah Abe memenangkan pemilihan. USD sendiri terus melonjak ke posisi tertinggi dalam tiga bulan saat melawan Yen Jepang.
Koalisi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memenangkan dua sepertiga atau super mayoritas, usai mengamankan 312 kursi dari 465 yang tersedia, akhir pekan kemarin. Hasil ini disambut sorak oleh investor dengan ekuitas Jepang mencetak hasil positif.
Nikkei Jepang melonjak 1,01% atau 216,69 poin menjadi 21.674,33 di tengah keuntungan para eksportir. Saham-saham seperti Nissan naik 1,34% dan Mitsubishi Motor meningkat 2,12% diikuti lompatan Sony sebesar 1,13%.
Di sisi lain pada seberang Selat Korea, indeks Kospi menghapus keuntungan setelah di awal perdagangan tergelincir 0,11. Keuntungan pada bidang teknologi diimbangi oleh penurunan yang terlihat di sektor manufaktur.
Kenaikan juga dialami bursa saham Australia saat ASX 200 naik 0,11% ditopang performa meningkat Jasa telekomunikasi 1,59%. Sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong tergelincir 0,53% di awal perdagangan. Daratan China menghijau saat komposit Shanghai Composite lebih tinggi persen 0,03 dan komposit Shenzhen 0,156%.
(akr)
Lihat Juga :