Bursa Jepang Melesat ke Level Tertinggi, IHSG Berakhir Kokoh
Selasa, 24 Oktober 2017 - 16:40 WIB
Bursa Jepang Melesat ke Level Tertinggi, IHSG Berakhir Kokoh
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Selasa (24/10/2017) berakhir kokoh untuk melanjutkan tren penguatan di zona hijau. IHSG ditutup bertambah 2,05 poin yang setara 0,03% ke level 5.952,08.
IHSG siang tadi nyaman di zona hijau dengan penguatan 9,36 poin atau 0,16% ke level 5.959,39. Sedangkan tadi pagi, bursa saham Tanah Air dibuka melompat 11,54 poin setara 0,19% ke level 5.961,57 dan kemarin IHSG meningkat ke level 5.950,03 dengan lonjakan 20,48 poin yang setara 0,35%.
Sektor saham dalam negeri sore ini mayoritas di area positif dengan sektor pertambangan menguat tertinggi sebesar 2,94% dan diikuti aneka industri meningkat 1.29%. Sedangkan pelemahan terdalam terjadi pada sektor keuangan yang turun 0,93%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,00 triliun dengan 12,3 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp64,93 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,97 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,90 triliun. Tercatat sebesar 171 saham menguat, 185 saham melemah dan 138 saham stagnan.
Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp1.800 menjadi Rp10.800, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) bertambah Rp600 menjadi Rp9.500 dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) meningkat Rp300 menjadi Rp2.730.
Sementara, beberapa saham yang mengalami pelemahan adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp750 ke level Rp62.025, PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) turun Rp300 ke level Rp6.500 serta PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk. (MTWI) tergelincir Rp127 menjadi Rp388.
Seperti dilansir CNBC hari ini, pasar saham Jepang ditutup lebih tinggi untuk mencetak hasil positif dalam 16 hari secara beruntun. Sedangkan mayoritas bursa saham Asia sedikit berubah dalam perdagangan hari kedua pekan ini, usai bursa saham AS kehilangan pegangan untuk berakhir lebih rendah.
Indeks Nikkei Jepang berakhir meningkat dengan tambahan 0,5% atau 108,52 poin untuk jadi yang tertinggi dalam 21 tahun di level 21.805,17. Sebelumnya indeks sudah lebih dulu mencetak keuntungan beruntun dalam 14 hari dan menjadi rekor setelah penutupan lebih tinggi pada perdagangan, Senin kemarin.
Di seberang Selat Korea, indeks Kospi bertambah 0,02% yang setara 0,44 poin untuk menyelesaikan sesi hari ini pada posisi 2.490,49. Meski begitu beberapa saham terlihat tertekan seperti teknologi ketika SK Hynix ditutup menyusut 3,42%, LG Electronics kehilangan 3,91% dan Samsung Electronics turun 0,48%.
Bursa saham Australia, yakni indeks ASX berakhir lebih tinggi 0,06% untuk kemudian ditutup pada level 5.897,6. Saham keuangan dan energi tak berdaya ketika Kingsgate ditutup meningkat 4,71%.
Pasar saham di daratan China bergerak mixed, indeks Hang Seng di Hong Kong berada di bawah tekanan usai menurun menjadi 28.154,97 usai kehilangan 150,91 poin atau setara dengan 0,53%. Sedangkan komposit Shanghai bertambah 0,22% ke level 3.388,24 dan komposit Shenzhen kehilangan 0,119% untuk berakhir di posisi 2.009,02.
IHSG siang tadi nyaman di zona hijau dengan penguatan 9,36 poin atau 0,16% ke level 5.959,39. Sedangkan tadi pagi, bursa saham Tanah Air dibuka melompat 11,54 poin setara 0,19% ke level 5.961,57 dan kemarin IHSG meningkat ke level 5.950,03 dengan lonjakan 20,48 poin yang setara 0,35%.
Sektor saham dalam negeri sore ini mayoritas di area positif dengan sektor pertambangan menguat tertinggi sebesar 2,94% dan diikuti aneka industri meningkat 1.29%. Sedangkan pelemahan terdalam terjadi pada sektor keuangan yang turun 0,93%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,00 triliun dengan 12,3 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp64,93 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,97 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,90 triliun. Tercatat sebesar 171 saham menguat, 185 saham melemah dan 138 saham stagnan.
Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp1.800 menjadi Rp10.800, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) bertambah Rp600 menjadi Rp9.500 dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) meningkat Rp300 menjadi Rp2.730.
Sementara, beberapa saham yang mengalami pelemahan adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut Rp750 ke level Rp62.025, PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) turun Rp300 ke level Rp6.500 serta PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk. (MTWI) tergelincir Rp127 menjadi Rp388.
Seperti dilansir CNBC hari ini, pasar saham Jepang ditutup lebih tinggi untuk mencetak hasil positif dalam 16 hari secara beruntun. Sedangkan mayoritas bursa saham Asia sedikit berubah dalam perdagangan hari kedua pekan ini, usai bursa saham AS kehilangan pegangan untuk berakhir lebih rendah.
Indeks Nikkei Jepang berakhir meningkat dengan tambahan 0,5% atau 108,52 poin untuk jadi yang tertinggi dalam 21 tahun di level 21.805,17. Sebelumnya indeks sudah lebih dulu mencetak keuntungan beruntun dalam 14 hari dan menjadi rekor setelah penutupan lebih tinggi pada perdagangan, Senin kemarin.
Di seberang Selat Korea, indeks Kospi bertambah 0,02% yang setara 0,44 poin untuk menyelesaikan sesi hari ini pada posisi 2.490,49. Meski begitu beberapa saham terlihat tertekan seperti teknologi ketika SK Hynix ditutup menyusut 3,42%, LG Electronics kehilangan 3,91% dan Samsung Electronics turun 0,48%.
Bursa saham Australia, yakni indeks ASX berakhir lebih tinggi 0,06% untuk kemudian ditutup pada level 5.897,6. Saham keuangan dan energi tak berdaya ketika Kingsgate ditutup meningkat 4,71%.
Pasar saham di daratan China bergerak mixed, indeks Hang Seng di Hong Kong berada di bawah tekanan usai menurun menjadi 28.154,97 usai kehilangan 150,91 poin atau setara dengan 0,53%. Sedangkan komposit Shanghai bertambah 0,22% ke level 3.388,24 dan komposit Shenzhen kehilangan 0,119% untuk berakhir di posisi 2.009,02.
(akr)
Lihat Juga :