Tahun 2018, Gappri Estimasikan Produksi Rokok Turun 2%

Selasa, 24 Oktober 2017 - 20:03 WIB
Tahun 2018, Gappri Estimasikan...
Tahun 2018, Gappri Estimasikan Produksi Rokok Turun 2%
A A A
JAKARTA - Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) memprediksi produksi rokok di tahun 2018 bakal turun 2%. Selain faktor kondisi ekonomi nasional, juga efek dari kenaikan cukai sebesar 10,4%.

"Dalam tiga tahun terakhir rata-rata turun satu persen. Dengan beberapa asumsi yang ada, diperkuat kenaikan cukai di angka 10,4% maka produksi rokok turun dua persen," ungkap Ketua Umum Gappri Ismanu Sumiran di Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Perlu diketahui, untuk mencapai pendapatan cukai tiap tahun pemerintah menetapkan cukai rokok. Pada 2015 sebesar 10%, 2016 dengan 11,9%, dan pada 2017 cukai rokok ditetapkan 10,57% dan tahun depan turun menjadi 10,4%.

Ismanu menyebut, akibat tarif cukai rokok 2018 sebesar 10,4% diprediksi produksi rokok menurun. Mengingat produksi rokok ditarget Rp342 miliar per tahun. Dengan asumsi pendapatan cukai dari Rp149 triliun ke Rp147,6 triliun.

"Memang turunnya sedikit. Hanya dibandingkan dengan tiga tahun sebelumnya selalu ada kenaikan," tukasnya.

Selain produksi bakal menurun, Ismanu juga mengkhawatirkan atas meningkatnya rokok ilegal. Sebab, studi rokok yang dilakukan salah satu lembaga pada periode 2010-2016 dalam dua tahunan, pada 2010 ditemukan ada 6,2% rokok ilegal.

"Sedangkan tahun 2012 rokok ilegal naik menjadi 8,4 persen dan naik lagi di tahun 2014 menjadi 11,7 persen. Kemudian 2016 naik lagi menjadi 12,1 persen rokok ilegalnya secara nasional," ungkapnya.

Atas dasar itulah, lanjut Ismanu, Gappri meminta agar mengoreksi usulan besaran cukai di 2018. Karena dengan besaran 10,4% maka akan membuat industri rokok semakin lesu.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Elemen Industri Rokok...
Elemen Industri Rokok Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai di 2023
Rokok Murah Makin Marak,...
Rokok Murah Makin Marak, Ini Biang Keladinya
Keki Cukai Rokok Naik,...
Keki Cukai Rokok Naik, KNPK: Sekalian Saja Ilegalkan
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
9 menit yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
39 menit yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
1 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
2 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved