Hindari PHK Besar-besaran, Konsep Bisnis Ritel Perlu Diubah

Selasa, 31 Oktober 2017 - 14:07 WIB
Hindari PHK Besar-besaran,...
Hindari PHK Besar-besaran, Konsep Bisnis Ritel Perlu Diubah
A A A
JAKARTA - Konsep bisnis ritel yang mengandalkan jualan secara konvensional melalui gerai-gerai harus cepat diubah. Pola seperti ini sudah ditinggal konsumen yang saat ini lebih menginginkan efisiensi waktu dengan belanja lewat aplikasi berbasis online.

(Baca: Ritel Berguguran, PHK Tak Bisa Dihindari )

Bagi para peritel, mau tidak mau mereka harus menyesuaikan dengan era ekonomi digital tersebut supaya tidak ditinggal konsumen serta menimbulkan pemutusan hubungan kerja (PHK). Beberapa terobosan bisa dilakukan, misalnya membuat jalur penjualan secara online.

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyarankan, terobosan tersebut harus dilakukan. Tidak hanya oleh ritel tapi juga seluruh industri yang nasibnya sedang dihantui bisnis dengan aplikasi online.

"Sehingga, untuk menghindari itu maka perlu ada skema transformasi bisnis di setiap perusahaan, di semua industri," ujarnya di Jakarta, Selasa (31/10/2017).

Hanif menjelaskan, penutupan gerai sebagai dampak dari turunnya angka penjualan tidak dilakukan semua peritel. Namun, beberapa dari mereka tetap ada yang melakukan PHK sebagai bentuk efisiensi.

"Mungkin ada yang tidak tutup gerainya, tetapi karena harus menyesuaikan diri, kemudian melakukan PHK mendadak secara besar-besaran," kata dia

Sementara, lanjut Hanif, meski beberapa ritel sudah tercatat menutup gerainya, namun belum ada laporan resmi dari Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). "Laporan dari Aprindo secara resmi belum ada. Duduk bareng? Ya nanti kita duduk bareng," imbuhnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Respons Aksi Boikot...
Respons Aksi Boikot Produk Pro-Israel, Aprindo: Jika Transaksi Berkurang, Otomatis Ada PHK
Pengusaha Ritel Bicara...
Pengusaha Ritel Bicara Soal Efisiensi Saat UMP Naik 6,5% di 2025, Bakal Ada PHK?
Jutaan Karyawan Kena...
Jutaan Karyawan Kena PHK Akibat Pandemi Covid-19, Selengkapnya The Indonesia Economic Club Malam Ini Pukul 21.00 WIB
PHK dan Perumahan Karyawan...
PHK dan Perumahan Karyawan Jadi Jurus Pengusaha Ritel Bertahan
Demi Hemat Rp4,4 Triliun,...
Demi Hemat Rp4,4 Triliun, Ritel Fesyen GAP Bakal PHK 500 Lebih Karyawan
Aprindo Beberkan Strategi...
Aprindo Beberkan Strategi Menghadang Badai PHK, Begini Caranya
Berita Terkini
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
11 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
34 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
41 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
1 jam yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved