Panca Budi Idaman Bidik Dana IPO Rp857 Miliar

Rabu, 01 November 2017 - 00:08 WIB
Panca Budi Idaman Bidik...
Panca Budi Idaman Bidik Dana IPO Rp857 Miliar
A A A
JAKARTA - Calon emiten produsen plastik kemasan PT Panca Budi Idaman berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan mengincar dana hingga Rp857 miliar.

Direktur Utama Panca Budi Idaman, Djonny Taslim mengatakan dari perolehan dana IPO tersebut sebagian besar atau 70% akan digunakan untuk ekspansi usaha, diantaranya penambahan mesin, pembangunan pabrik dan fasilitas distribusi untuk perluasan area pemasaran.

"Sedangkan sisanya 30% akan digunakan untuk modal kerja, seperti rencana operasional yang akan dibiayai untuk kegiatan operasional pabrik," kata Djonny dalam paparan publik perseroan di Jakarta, Selasa (31/10).

Perseroan berencana menawarkan harga saham perdana dikisaran Rp810 hingga Rp1.160 per lembar saham. Dalam aksi korporasi ini Panca Budi Idaman melepas 738,8 juta saham atau 33% dari modal ditempat dan disetor penuh. Dengan demikian, perusahaan berharap bisa meraih dana segar sekitar Rp598,43 miliar hingga Rp857 miliar.

"Kami optimis akan diserap pasar, karena kami memiliki segmen pasar menengah ke bawah, segmen ini tidak mengalami penurunan, bahkan kita berencana ekspansi membuka pabrik di wilayah Indonesia Timur," urainya.

Adapun pendapatan Panca Budi Idaman hingga akhir Juni 2017 mencapai Rp1,6 triliun dengan laba yang diatribusikan ke entitas indun mencapai Rp96,1 miliar. Total aset perseroan hingga semester I/2017 mencapai Rp1,38 triliun, terdiri dari liabilitas Rp496,1 miliar dan ekuitas Rp886,5 miliar.

Perseoan menargetkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 28 November 2017. Masa penawaran umum berlangsung dari 30 November hingga 5 Desember 2017. Dan, pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 11 Desember 2017.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Usai IPO, Ayam Goreng...
Usai IPO, Ayam Goreng Nelongso Bakal Ekspansi Bisnis ke IKN
BUMN Diminta Perbaiki...
BUMN Diminta Perbaiki Kinerja Sebelum IPO
Dana IPO Dipakai Buat...
Dana IPO Dipakai Buat Rekrut Programmer, WGSH Tancap Gas di 2022
Bukalapak Resmi Melantai...
Bukalapak Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Bersiap IPO, Intip Jadwal...
Bersiap IPO, Intip Jadwal Penawaran PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK)
6 BUMN Gagal Bersinar...
6 BUMN Gagal Bersinar Meski Sudah IPO, Erick Thohir Enggan Merinci Daftarnya
Berita Terkini
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
20 menit yang lalu
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
55 menit yang lalu
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
1 jam yang lalu
Kemnaker Wajibkan Perusahaan...
Kemnaker Wajibkan Perusahaan Mitra MagangHub 2026 Terdaftar di WLKP
1 jam yang lalu
Bittime Sambut Roadmap...
Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
1 jam yang lalu
B50 Bawa RI Tak Lagi...
B50 Bawa RI Tak Lagi Impor Solar, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved