Wall Street Melemah Terbebani Saham Intel dan Apple

Sabtu, 11 November 2017 - 08:04 WIB
Wall Street Melemah...
Wall Street Melemah Terbebani Saham Intel dan Apple
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup sedikit melemah, dengan kerugian yang dialami pada saham Intel dan Apple karena investor khawatir tentang masa depan pemotongan pajak perusahaan yang dijanjikan menyusul rencana duel yang diresmikan oleh anggota parlemen dari Partai Republik.

Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (11/11/2017), Indeks Dow Jones turun 0,17% berakhir ke level 23.422,21, Indeks S&P 500 tergelincir 0,09% ke level 2.582,3, dan Nasdaq Composite naik tipis 0,01% ke level 6.750,94.

Indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average berakhir pekan ini lebih rendah untuk pertama kalinya dalam sembilan pekan terakhir.

Anggota Parlemen Senat AS mengeluarkan sebuah rencana pajak pada Kamis yang berbeda dengan versi yang diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat di beberapa sektor, termasuk menunda pemotongan pajak perusahaan selama setahun.

Harapan akan pajak yang lebih rendah, salah satu janji utama Presiden Donald Trump, telah membantu mendorong Indeks S&P 500 naik 20% sejak pemilihan presiden pada 2016.

Kegagalan dalam memotong pajak perusahaan akan meningkatkan kekhawatiran tentang kemampuan Trump untuk mengeluarkan UU dan dapat menggoyahkan pasar yang telah menerapkan tarif pajak yang lebih rendah untuk meningkatkan pendapatan perusahaan.

Indeks S&P 500 pada Jumat mencapai 18,1 kali mengharapkan pendapatan, tertinggi sejak 2004, menurut Thomson Reuters Datastream.

Arrow Funds Director Research John Serrapere menempatkan peluang berhasil melewati pemotongan pajak yang berarti sebesar 50% dan dia memperingatkan bahwa kegagalan dapat memicu koreksi sebanyak 15% terhadap saham.

"Tidak banyak kepercayaan diri. Saya tidak pesimistis, tapi ada banyak hal yang perlu disatukan," kata Serrapere.

Untuk pekan ini, Dow Jones kehilangan 0,5% dan Indeks S&P 500 tergelincir 0,21% dan Nasdaq melemah 0,2% selama sepekan, menghentikan kenaikan mingguan dalam enam pekan.

Saham Intel (INTC.O) turun 1,55% dan saham Apple (AAPL.O) melemah 0,33%, keduanya lebih banyak daripada perusahaan lain karena penurunan Indeks S&P 500.

Tujuh dari 11 sektor Indeks S&P turun, dengan indeks energi tersebut. Harga tembaga turun 0,81% memicu penurunan karena harga minyak turun.

Saham Nvidia (NVDA.O) melonjak 5,27% dan mencapai rekor tertinggi setelah perkiraan pendapatan produsen chip. Kenaikan saham media juga membantu membatasi penurunan.

Saham Disney (DIS.N) naik 2,05% karena janji trilogi "Star Wars" baru membayangi hasil kuartalannya yang lemah. Saham Time Warner Inc melonjak 4,08% sementara saham News Corp (NWSA.O) naik 5,15%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
7 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
8 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
8 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
9 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
10 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
10 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved