Kreatif, Buyer Kanada Diajak Cicipi Langsung Kopi Gayo di Aceh

Rabu, 15 November 2017 - 15:19 WIB
Kreatif, Buyer Kanada...
Kreatif, Buyer Kanada Diajak Cicipi Langsung Kopi Gayo di Aceh
A A A
JAKARTA - Guna mempromosikan produk kopi khas (specialty coffee) Indonesia, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengundang pembeli (buyer) potensial asal Kanada mencicipi langsung variasi kopi gayo di Aceh.

Kegiatan itu dikemas dalam format buyer mission yang berlangsung pada 13-17 November 2017 di Takengon, Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Dalam acara yang difasilitasi Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) bersama Trade and Private Sector Assistance (TPSA) Kanada itu, lima buyer potensial Kanada diajak melihat langsung metode pembibitan, penanaman, pengolahan, hingga mencicipi (coffee cupping) kopi berkualitas andalan Aceh tersebut.

Kelima buyer potensial itu adalah Bean North Coffee Roasting, Cooperative Coffee, Just Us Coffee Roaster Cooperative, Los Beans, dan Lenoir & Lacroix.

Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Ditjen PEN Kemendag Sulistyawati mengatakan, acara buyer mission ini memberikan potensi bisnis bagi para pengusaha kopi gayo Indonesia di Takengon sebesar USD1,2 juta (sekitar Rp16 miliar).

“Tidak hanya di Aceh, kopi khas Indonesia memiliki 16 jenis dengan indikasi geografis yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia,” kata Sulistyawati melalui keterangan tertulis, Rabu (15/11/2017).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemendag Marolop Nainggolan menambahkan, selain unggul dalam soal rasa, adanya program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) dari para pengusaha kopi di Takengon juga menjadi daya tarik yang menambah minat buyer untuk bertransaksi.

“Para pengusaha kopi diimbau tetap memperhatikan pelestarian lingkungan, terutama hutan, untuk menjaga iklim yang kondusif agar produksi kopi dapat berkelanjutan,” jelas Marolop.

Ekspor produk kopi Indonesia ke Kanada pada tahun 2016 tercatat mencapai USD21,5 juta dengan tren pertumbuhan positif sepanjang 2012-2016 sebesar 10,3%. “Pasar Kanada memang menjanjikan karena volume impor dan konsumsi kopi per kapita yang tinggi,” ujar Marolop.

Pada periode Januari-Agustus tahun 2017, Kemendag mencatat, ekspor kopi Indonesia membukukan nilai sebesar USD18,4 juta. Angka tersebut meningkat cukup signifikan sebesar USD5 juta jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2016.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wanginya Ekspor Kopi...
Wanginya Ekspor Kopi Indonesia, Surplus USD560 Juta di Awal Tahun
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Mendag Hembuskan Wangi...
Mendag Hembuskan Wangi Kopi Gayo ke Pasar Global
Joss! Indonesia Ekspor...
Joss! Indonesia Ekspor 16,65 Ton Kopi ke Australia
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Berita Terkini
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
12 menit yang lalu
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
24 menit yang lalu
MNC Bank Jambi Serahkan...
MNC Bank Jambi Serahkan Hadiah Motor Program Tabungan Dahsyat
54 menit yang lalu
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
1 jam yang lalu
Prinsip Berkelanjutan,...
Prinsip Berkelanjutan, Jasa Marga Tingkatkan Pengelolaan Green Toll Road
1 jam yang lalu
Jangan Tunggu Nanti!...
Jangan Tunggu Nanti! Lakukan Langkah Ini Sekarang demi Jadi Agen BRILink Terbaik 2026
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved