Lembaga Fintech Lokal Harus Diberi Insentif

Kamis, 16 November 2017 - 19:05 WIB
Lembaga Fintech Lokal...
Lembaga Fintech Lokal Harus Diberi Insentif
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta memberikan dukungan berupa insentif kepada lembaga keuangan digital atau financial technology (fintech) lokal agar kehadirannya dapat menyejahterakan masyarakat.

Pakar ICT dan Ekonomi Kreatif, Hasnil Fajri mengatakan, kendala perkembangan fintech di Indonesia adalah kurangnya akses modal dalam membangun usaha. Selain itu, perusahaan fintech lokal juga membutuhkan regulasi yang jelas agar bisa bersaing dengan perusahaan fintech asing.

"Karena kita menerapkan regulasi yang terbuka, perusahaan fintech manapun bisa masuk ke Indonesia. Untuk itu, dibutuhkan insentif dari pemerintah sehingga fintech lokal bisa berkembang," kata Hasnil dalam seminar Indo-Fintech bertema Memantapkan Fintech di Tahun Penuh Tantangan yang digelar KORAN SINDO dan Sindonews.com bekerja sama dengan Royal Media dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Jakarta, Rabu (15/11/2107).

Dia mengatakan, seharusnya pemerintah bisa lebih tegas dengan kehadiran fintech asing di Indonesia. Hal ini telah diterapkan Pemerintah China sehingga mampu mendorong kemajuan perusahaan fintech lokal di negara itu. Direktur Operasional dan Sistem Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fithri Hadi menyatakan, pemerintah siap mengawal perkembangan keuangan digital di Tanah Air.

Dengan adanya perkembangan teknologi, industri fintech kini mulai melebar ke seluruh sektor sehingga kemunculannya harus dikawal OJK. Menurut dia, saat ini OJK telah mengantongi sekitar 160 perusahaan fintech di Indonesia. Pihaknya akan terus mendorong perkembangan keuangan digital di Tanah Air agar bisa dimanfaatkan masyarakat.

"Dengan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau, peran fintech dibutuhkan untuk memudahkan aktivitas ekonomi bagi seluruh masyarakat," ucapnya.

Pentingnya Inovasi

Pada kesempatan sama, Direktur Asosiasi Fintech Indonesia M Ajisatria Sulaiman mengatakan, dukungan pemerintah sangat diperlukan untuk mengembangkan fintech. Di amencontohkan, di China, dua perusahaan fintech di negara itu berhasil mencatat transaksi sebesar USD5,75 triliun. Dari role model tersebut, sejumlah lembaga keuangan digital berlomba-lomba melakukan inovasi dalam sistem pembayaran.

"Pasar uang elektronik di Indonesia terus meningkat, data transaksi BI melalui uang elektronik mencapai Rp1 triliun hanya pada Juli 2017, target sampai akhir tahun Rp10 triliun, saya yakin jumlahnya bisa mencapai Rp12 triliun," ujarnya.

Transaksi uang elektronik di Tanah Air memang sebagian besar menggunakan kartu (card base), sedangkan sisanya menggunakan aplikasi di telepon seluler (server base). Padahal, ujar dia, penggunaan kartu uang elektronik lebih mahal karena dibutuhkan infrastruktur pendukungnya. Berbeda dengan server base yang dinilai lebih efisien karena hanya membutuhkan telepon seluler.

Head of Mandiri Institute Moekti P Soejachmoen mengatakan, pemerintah telah menyosialisasikan transaksi uang elektronik kepada masyarakat melalui bantuan sosial (bansos) namun jumlahnya masih kecil. Misalnya, penerima dana bantuan siswa miskin (BSM) hanya sekitar 2% dari seluruh pelajar di Indonesia.
(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fintech Diproyeksikan...
Fintech Diproyeksikan Dorong Pertumbuhan Ekonomi pada 2026
Fenomena Equity Crowdfunding...
Fenomena Equity Crowdfunding Meningkat, LandX Siapkan Beragam Strategi
Fintech Lending Tumbuh...
Fintech Lending Tumbuh Positif, Pelaku Industri Dorong Akses Pendanaan dan Literasi Keuangan
Siap Membawa Revolusi,...
Siap Membawa Revolusi, Fintech Lending Ini Raih Pendanaan Seri B USD80 Juta
Bank Digital Ini Jadi...
Bank Digital Ini Jadi Tempat Kerja yang Menyenangkan Karyawannya
Pertengahan Kuartal...
Pertengahan Kuartal III/2021, Fintech AsetKu Salurkan Dana Rp14 Triliun
Berita Terkini
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
22 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
28 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
43 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
45 menit yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
49 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
50 menit yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved