Banyak Lowongan Kerja, Saatnya WNI Pulang Kampung

Rabu, 22 November 2017 - 14:37 WIB
Banyak Lowongan Kerja,...
Banyak Lowongan Kerja, Saatnya WNI Pulang Kampung
A A A
JAKARTA - Tanggapan atas permintaan dari perusahaan yang membutuhkan profesional lokal dengan kemampuan dwibahasa dan pengalaman internasional, sepertinya kampanye 'Pulang Kampung' telah membantu banyak perusahaan mengidentifikasi dan mempekerjakan kandidat berbakat Indonesia yang terampil di luar negeri.

(Baca: Kriteria Pegawai yang Dibutuhkan Perusahaan Zaman Now )

Untuk mempertahankan kandidat teratas tersebut, perusahaan perlu memastikan bahwa mereka memiliki program pelatihan dan pengembangan berkualitas, selain menawarkan paket remunerasi yang menarik.

Misalnya di sektor perbankan dan jasa keuangan, pertumbuhan digitalisasi mengakibatkan tingginya permintaan bagi kandidat yang ahli dalam menangani data. Pencari kerja yang berpengalaman dalam statistik dan analisis data akan sangat diminati.

"Pelaku bisnis mungkin merasa sulit menemukan kandidat dengan kemampuan risiko kredit dan keterampilan penyesuaian, karena pasar kerja yang sudah ketat menghadapi persaingan lebih jauh dari perusahaan fintech yang baru muncul," ujar Country Manager Robert Walters Indonesia Rob Bryson di Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Kandidat profesional dalam bidang SDM terbukti mampu meningkatkan kinerja bisnis dan mengelola perubahan perusahaan yang kompleks. Terutama, dengan pengalaman global atau regional yang akan diminati sektor SDM.

Sementara di sektor TI, permintaan kandidat teknologi kreatif serta data scientist dengan kemampuan mengolah big data dan kemampuan komunikasi yang efektif dengan pemangku kepentingan akan terus berlanjut.

"Kandidat yang baik di sektor ini dapat melihat kenaikan sebesar 30%-40% seat pindah ke perusahaan baru," jelas dia.

Kemudian, banyak perusahaan yang mencari pengacara in-house karena pemahaman mereka yang lebih besar tentang tuntutan komersial. Beberapa pengacara ahli dalam praktik swasta melihat kenaikan gaji sebesar 50% saat pindah ke firma hukum internasional yang baru.

Terakhir, di sektor sales dan marketing, perusahaan baru dan mapan yang masuk ke Indonesia akan terus mencari kandidat berkualitas, yang dapat meningkatkan bagian terpenting di semua sektor.

"Perusahaan akan ditantang untuk menemukan kandidat yang memiliki motivasi tinggi, berkemampuan dwibahasa dan terampil secara teknis," tutur Rob.

Baca Juga:
Pasar Lapangan Kerja ASEAN Atraktif Sepanjang 2017

Perusahaan Harus Gerak Cepat Saat Rekrut Pegawai
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Imbas Nyata Investasi...
Imbas Nyata Investasi di Bontang, Ratusan Tenaga Kerja Lokal Terserap
Gandeng Apindo, GBB...
Gandeng Apindo, GBB Sepakat Tingkatkan Serapan Tenaga Kerja
Butuh 1,5 Juta Pekerja,...
Butuh 1,5 Juta Pekerja, Menaker Blak-blakan Soal Ketersediaan SDM Sektor Energi Hijau
Serap 70% Pekerja, Kemnaker...
Serap 70% Pekerja, Kemnaker Gelar Pelatihan Inkubasi Bisnis
Pemerintah Hapus Tenaga...
Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Peluang Kerja Kian Menyusut
CV Mustika Karya Pratama...
CV Mustika Karya Pratama Serap Tenaga Kerja Lokal Pangandaran dan Tasikmalaya
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
30 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
53 menit yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
1 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
2 jam yang lalu
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved