Ini Misi Pemerintah Bentuk Holding BUMN Tambang

Jum'at, 24 November 2017 - 15:58 WIB
Ini Misi Pemerintah...
Ini Misi Pemerintah Bentuk Holding BUMN Tambang
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan bahwa holding BUMN sektor pertambangan segera dibentuk dalam waktu dekat. Pembentukan holding BUMN tambang ini untuk mewujudkan cita-cita pemerintah menguasai sumber daya alam (SDA), khususnya tambang dan mineral.

(Baca: Holding BUMN Tambang Resmi Terbentuk Akhir Bulan Ini )

Deputi bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengungkapkan, SDA yang ada di Indonesia sangat besar. Sayangnya, SDA tersebut lebih banyak dikuasai swasta dan asing ketimbang negara dan BUMN.

Dia menyebutkan, cadangan batu bara nasional yang dikuasai BUMN tidak lebih dari 12%, nikel sekitar 10% dan bauksit sekitar 15%. Bahkan, cadangan emas dan tembaga yang dikuasai perusahaan negara hampir tidak ada.

Dengan dibentuknya holding, kata Fajar, diharapkan nantinya BUMN dapat menguasai SDA di Indonesia lebih besar lagi. "Jadi, kita punya sumber daya alam terbesar. Tapi yang dikuasai BUMN sangat kecil," katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/11/2017).

Dia menuturkan, dengan adanya holding tambang BUMN di sektor tersebut juga bisa mengonsolidasikan keuangannya. Adapun BUMN sektor pertambangan yang akan masuk dalam struktur holding tersebut yakni PT Inalum (Persero), PT Bukit Asam (Persero) Tbk, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, dan PT Timah (Persero) Tbk.

Menurutnya, jika digabungkan maka aset keempat perusahaan negara sektor tambang tersebut mencapai Rp87 triliun. Sayangnya, aset tersebut tidak bisa digabungkan dan BUMN bisa melakukan pembiayaan dengan lebih besar.

"Intinya satu, kalau sekarang BUMN tambang ini tidak bisa dikonsolidasi secara keuangan. Itu bedanya sementara ini, yang bisa dilakukan hanya mengumpulkan tapi mean nothing secara keuangan. Kalau bisa dikonsolidasi nanti, secara finansial bisa dikonsolidasi, makanya leverage lebih tinggi. Kalau sudah digabungkan bisa dileverage kalau kita butuh pembiayaan," terang Fajar

Baca Juga:
Holding Tambang, Komisaris-Direksi BUMN Tetap Dipilih Pemerintah

Pembentukan Holding BUMN Tambang Dipastikan Tak Rugikan Investor
Holding BUMN Tambang Bikin Kendali Pemerintah Double Cover
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Kerja BUMN dengan...
Rapat Kerja BUMN dengan Komisi V DPR Bahas Pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Misi Jadi Perusahaan...
Misi Jadi Perusahaan Kelas Dunia di 2024, Ini Strategi BKI
BUMN Jasa Survei Godok...
BUMN Jasa Survei Godok Akulturasi Anggota Holding
Holding BUMN Pangan...
Holding BUMN Pangan Ditargetkan Rampung September 2021
Nyaris Setahun Berdiri,...
Nyaris Setahun Berdiri, Apa Gebrakan Holding BUMN Pangan?
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
35 menit yang lalu
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
44 menit yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
1 jam yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
1 jam yang lalu
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
2 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved