Pemerintah Diminta Pegang Kendali Penuh Holding Tambang

Rabu, 29 November 2017 - 16:59 WIB
Pemerintah Diminta Pegang...
Pemerintah Diminta Pegang Kendali Penuh Holding Tambang
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan segera membentuk holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tambang dengan PT Indonesia Asaham Alumunium (Inalum) sebagai induk usaha, membawahi PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Timah Tbk (TINS) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

(Baca: Menteri Rini Teken Akte Inbreng Holding BUMN Tambang )

Ekonom Institute for Economic Development of Economics (Indef) Enny Sri Hartati mengatakan, holding tambang harus sepenuhnya dikendalikan pemerintah termasuk pengelolaannya.

"Efisiensi karena kepentingan negara, kepemilikan boleh 51:49, asing atau swasta boleh asal pengendalian yang mayoritas, itu tentukan pengelolaan," ujarnya di Jakarta, Rabu (29/11/2017).

Menurut Enny, holding tambang bisa memberikan dampak positif dalam bentuk efisiensi, namun teori itu harus sejalan dengan praktiknya nanti.

"Jadi, holding kan sebenarnya untuk sinergi sebagai kunci utamanya entitas bisnis, efisien. Jadi, apapun kebijakan perusahaan, apakah merger, apakah holding, intinya bagaimana menciptakan efisiensi," tutur dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno telah menandatangani akte inbreng pengalihan saham negara di tiga BUMN sektor tambang kepada PT Inalum (Persero). Hal ini bagian dari proses pembentukan holding BUMN sektor pertambangan.

Tiga BUMN tersebut antara lain, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, dan PT Timah (Persero) Tbk. Rencananya, tiga perusahaan negara ini akan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana pembentukan holding BUMN tambang tersebut, hari ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Kerja BUMN dengan...
Rapat Kerja BUMN dengan Komisi V DPR Bahas Pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro
Holding BUMN Pangan...
Holding BUMN Pangan Ditargetkan Rampung September 2021
Misi Jadi Perusahaan...
Misi Jadi Perusahaan Kelas Dunia di 2024, Ini Strategi BKI
BUMN Jasa Survei Godok...
BUMN Jasa Survei Godok Akulturasi Anggota Holding
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Nyaris Setahun Berdiri,...
Nyaris Setahun Berdiri, Apa Gebrakan Holding BUMN Pangan?
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
33 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
48 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved