Wall Street Naik ke Level Tertinggi Sepanjang Masa
Sabtu, 16 Desember 2017 - 09:16 WIB
Wall Street Naik ke Level Tertinggi Sepanjang Masa
A
A
A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat alias Wall Street pada penutupan perdagangan Jumat waktu AS, naik ke level tertinggi sepanjang masa karena ekspektasi penurunan tagihan pajak perusahaan semakin meningkat. Senator Republik Marco Rubio akan mendukung perubahan tagihan pajak setelah tweak.
Melansir dari CNBC, Sabtu (16/12/2017), indeks Dow Jones mencatat sebuah rekor dengan melonjak 139 poin menjadi 24.651,74. Indeks S&P 500 naik 0,9% berakhir menjadi 2.675,81, juga mencapai level tertinggi sepanjang masa, dengan saham keuangan, perawatan kesehatan dan teknologi meningkat setidaknya 1%. Indeks Nasdaq menguat 1,2% ke rekor penutupan 6.936,58.
Rencana pemotongan tarif pajak perusahaan dari 35% menjadi 21% semakin menguat. Ekspektasi ini telah membantu meningkatkan saham perusahaan ke tingkat rekor pada tahun ini. Dan anggota parlemen diharapkan memberikan suara pada RUU Reformasi Pajak pekan depan.
"Penurunan tarif pajak perusahaan, efektif tahun depan, seiring dengan deregulasi lanjutan dimana harus meningkatkan keuntungan," kata Ed Yardeni, presiden dan kepala strategi investasi di Yardeni Research.
Ia menambahkan, para analis industri memproyeksikan kenaikan pendapatan sebesar 10,9% tahun ini, 11,4% tahun depan, dan 10,1% di tahun 2019. Namun, lanjut Yardeni, angka-angka ini tidak sepenuhnya mencerminkan dampak positif yang besar dari penurunan tarif pajak perusahaan tahun depan.
Melansir dari CNBC, Sabtu (16/12/2017), indeks Dow Jones mencatat sebuah rekor dengan melonjak 139 poin menjadi 24.651,74. Indeks S&P 500 naik 0,9% berakhir menjadi 2.675,81, juga mencapai level tertinggi sepanjang masa, dengan saham keuangan, perawatan kesehatan dan teknologi meningkat setidaknya 1%. Indeks Nasdaq menguat 1,2% ke rekor penutupan 6.936,58.
Rencana pemotongan tarif pajak perusahaan dari 35% menjadi 21% semakin menguat. Ekspektasi ini telah membantu meningkatkan saham perusahaan ke tingkat rekor pada tahun ini. Dan anggota parlemen diharapkan memberikan suara pada RUU Reformasi Pajak pekan depan.
"Penurunan tarif pajak perusahaan, efektif tahun depan, seiring dengan deregulasi lanjutan dimana harus meningkatkan keuntungan," kata Ed Yardeni, presiden dan kepala strategi investasi di Yardeni Research.
Ia menambahkan, para analis industri memproyeksikan kenaikan pendapatan sebesar 10,9% tahun ini, 11,4% tahun depan, dan 10,1% di tahun 2019. Namun, lanjut Yardeni, angka-angka ini tidak sepenuhnya mencerminkan dampak positif yang besar dari penurunan tarif pajak perusahaan tahun depan.
(ven)
Lihat Juga :