Bursa Saham AS Naik Tipis Berkat Sektor Keuangan dan Teknologi

Jum'at, 29 Desember 2017 - 07:56 WIB
Bursa Saham AS Naik...
Bursa Saham AS Naik Tipis Berkat Sektor Keuangan dan Teknologi
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street kemarin ditutup naik tipis didukung oleh kenaikan sektor keuangan dan karena sektor teknologi yang terus pulih secara perlahan setelah sebelumnya melemah.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (29/12/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 63,21 poin atau 0,26% menjadi 24.837,51, Indeka S & P 500 naik 4,92 poin atau 0,18% menjadi 2.687,54 dan Nasdaq Composite naik 10,82 poin atau 0,16% menjadi 6.950,16.

Sektor teknologi menguat 0,1% dan membukukan kenaikan kedua berturut-turut setelah sebelumnya melemah dalam lima ses. Sektor tersebut telah sedikit mengalami kesulitan untuk menutup tahun ini namun tetap menjadi sektor dengan kinerja terbaik di tahun 2017, naik lebih dari 37%.

"Ini perlu dan telah menjadi pasar berbasis pendapatan dan di situlah Anda telah melihat sejumlah momentum besar atas pendapatan dan visibilitas, kami memperkirakan akan berlanjut ke tahun depan," kata Bill Northey, wakil presiden senior, AS Bank Wealth Management, di Helena, Montana.

Saham Apple ditutup 0,3% lebih tinggi setelah melepaskan kenaikan sebelumnya dan saham Amazon naik tipis 0,3% setelah Reuters melaporkan bahwa perusahaan tersebut sedang dalam perizinan berdiskusi dengan Riyadh mengenai investasi di Arab Saudi.

Volume tetap tipis karena libur pekan antara Natal dan Tahun Baru. Dua sesi sebelumnya menunjukkan volume perdagangan harian terendah tahun ini. "Jelas volume ringan, volatilitas rendah telah menjadi cita rasa pekan ini, pasca liburan, dan jangan berharap untuk mengubah penutupan besok (hari ini)," kata Northey.

Kenaikan harga tembaga 0,6% membantu mengangkat sektor material 0,4%, yang dipimpin oleh kenaikan 3,1% di Freeport-McMoRan. Indeks S & P 500 telah naik hampir 20% tahun ini, di jalur untuk mencatat kenaikan tahunan terbesar sejak 2013, didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang kuat dan pendapatan perusahaan yang solid.

Kenaikan tersebut secara luas diperkirakan akan berlanjut hingga 2018, didorong oleh kenaikan dari UU baru yang menurunkan beban pajak pada perusahaan A.S. Di sisi lain, jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran tidak berubah pekan lalu di level 245.000, sedikit di atas perkiraan 240.000, namun tren yang mendasarinya tetap konsisten dengan pasar tenaga kerja yang semakin ketat.

Saham J.B. Hunt Transport kehilangan 0,2% menjadi USD115,24 setelah penyedia layanan logistik memperkirakan laba kuartal saat ini di bawah perkiraan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved