Kucurkan USD2,3 Miliar, Singapura Investor Terbesar di Indonesia

Selasa, 30 Januari 2018 - 18:01 WIB
Kucurkan USD2,3 Miliar,...
Kucurkan USD2,3 Miliar, Singapura Investor Terbesar di Indonesia
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi penanaman modal asing (PMA) sepanjang 2017 mencapai Rp430,5 triliun atau 100,3% dari target PMA tahun 2017 yang sebesar Rp429 triliun.

Dari jumlah tersebut, Singapura menjadi negara nomor satu yang paling banyak menanamkan uangnya di Indonesia, yaitu sebesar USD2,3 miliar. Jika dikonversi ke rupiah mencapai Rp30,81 triliun (kurs Rp13.395/USD).

Setelah Singapura, negara kedua yang berinvestasi besar di Indonesia pada 2017 adalah Jepang, USD1 miliar, Hong Kong sebesar USD800 juta, Korea Selatan USD700 juta, dan China USD600 juta.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong mengungkapkan, hingga saat ini Singapura masih menjadi investor nomor satu di Tanah Air. Namun, Singapura dan Hong Kong merupakan negara agregator atau financial hub yang mengumpulkan investasi dari negara lain, kemudian di sebar ke negara lainnya, salah satunya Indonesia. Bahkan, investor di Singapura juga berasal dari Indonesia.

"Kita tahu Singapura dan Hong Kong, dua-duanya merupakan agregator, financial hub atau mengumpulkan investasi dari tempat lain dan mengirimkannya ke Indonesia. Makanya Singapura banyak uang WNI kita sendiri. Uang kita yang kita parkir di Singapura dan balik lagi ke Indonesia jadi PMA," katanya di Gedung BKPM, Jakarta, Selasa (30/1/2018).

Dia tidak memungkiri bahwa hal tersebut investasi yang sah. Namun, yang harus dipahami adalah sebaiknya Indonesia tidak hanya melihat sebatas dari lahan pertama saja, dan harus ditelusuri siapa investor dibalik invesatasi Singapura di Indonesia.

"Dalam tahun berikutnya yang harus kita perbaiki dan telusuri ialah siapa di belakang Singapura dan Hong Kong," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
31 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
41 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved