Industri Ritel Harus Ikuti Tren jika Tak Ingin Bangkrut

Kamis, 08 Februari 2018 - 15:21 WIB
Industri Ritel Harus...
Industri Ritel Harus Ikuti Tren jika Tak Ingin Bangkrut
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong mengungkapkan bahwa tren ekonomi digital berkembang sangat cepat dan dahsyat. Seluruh pelaku usaha dan industri pun harus ikut menyesuaikan jika tidak mau ketinggalan.

Dia mengungkapkan, penyesuaian tersebut juga harus dilakukan oleh pelaku industri di sektor ritel. Mereka harus menyesuaikan perkembangan teknologi yang perkembangannya sangat cepat.

"Jadi, memang perlu rekonfigurasi dari sekadar toko menjadi showroom dan gudang. Dan mau tidak mau harus mengkapitalisasi tren di e-commerce dan digital," kata dia di Gedung BKPM, Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Menurutnya, perkembangan teknologi tersebut cukup memberatkan khususnya bagi industri ritel yang selama ini masih menggunakan sarana dan infrastruktur tradisional alias kuno. Sebab, mereka harus mengeluarkan investasi lagi untuk meningkatkan teknolgi untuk rantai pasok, logistik, hingga pertokoannya.

"Jadi, di saat sarana yang lalu tidak lagi betmanfaat, tapi mereka harus tambah investasi lagi utuk meng-upgrade menyesuaikan konfigurasi rantai pasok, logistik dan pertokoannya," jelasnya.

Kendati demikian, hal tersebut mau tidak mau harus dilakukan. Mantan Menteri Perdagangan ini juga meyakini bahwa dalam beberapa waktu mendatang akan terjadi modernisasi luar biasa dari industri-industri di Tanah Air.

"Secara makro secara totalitas ekonomi net (ritel) masih positif tahun ini, dan menurut saya akan terjadi sebuah modernisasi luar biasa. Jadi, mau tidak mau harus mengubah komposisi tenant mix atau komposisi tenant lebih kepada food and beverage, restoran cafe. Karena memang pola konsumsi akan menciptakan pergeseran di pola produksi dan ritel," terang dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved