Sri Mulyani Kesal Banyak K/L Sering Revisi Perencanaan Anggaran

Rabu, 21 Februari 2018 - 12:25 WIB
Sri Mulyani Kesal Banyak...
Sri Mulyani Kesal Banyak K/L Sering Revisi Perencanaan Anggaran
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan kekesalannya kepada kementerian dan lembaga (K/L), lantaran pada tahun lalu jumlah revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sangatlah banyak. Hal ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Pelaksanaan Anggaran Kementerian/Lembaga tahun 2018.

(Baca Juga: Kini Penggunaan Anggaran K/L Pakai Kartu Kredit )

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebutkan, pada tahun lalu setidaknya ada 52.400 kali revisi DIPA yang diajukan oleh kementerian dan lembaga. Padahal, jumlah satuan kerja (Satker) K/L hanya sekitar 26 ribu unit.

"Tadi disampaikan pak Marwanto, kita perlu mawas diri. 52.400 revisi DIPA. Jumlah satker kita sekitar 26 ribu, artinya setiap satker melakukan revisi," katanya di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Menurutnya, hal ini menandakan bahwa kementerian dan lembaga tidak serius saat merencanakan anggaran. Hal ini dianggapnya merupakan perilaku buruk dari para birokrat di Indonesia.

"Narasinya adalah waktu anda membuat perencanaan anggaran yang penting saya buat anggaran dulu, nanti tinggal dipikirin buat apa. Jelek sekali kelakuan dan kebiasaan itu. Itu berarti kita tidak menghormati uang itu kita kumpulkan dari rakyat," imbuh dia.

Mantan Menteri Keuangan era Presiden SBY ini menyatakan, jika perilaku Satker K/L masih seperti itu dalam merencanakan anggaran, maka yang merasakan dampaknya adalah masyarakat. Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang jumlahnya terus bertambah tidak akan terasa manfaatnya untuk masyarakat dan perekonomian di Indonesia.

"Kalau perasaan ini tidak ada dalam hati dan pikiran ibu bapak, maka APBN bisa bertambah terus tapi dampak buat ekonomi dan masyarakat akan tetap stagnan. Dan ini adalah reputasi kita semua sebagai profesional birokrat," tuturnya.

Dia menyebutkan, pada tahun ini jumlah APBN Indonesia mencapai Rp2.220,7 triliun. Dari jumlah tersebut, setidaknya yang dialokasikan untuk belanja K/L mencapai Rp847,4 triliun dari total seluruh belanja pemerintah pusat yang mencapai Rp1.454 triliun. Sementara untuk belanja ke daerah mencapai Rp766,2 triliun.

Wanita yang pernah dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik se-Asia ini berharap, jumlah anggaran tersebut dapat dikelola secara baik sehingga bisa menjadi instrumen yang mendorong pertumbuhan di Tanah Air dengan kualitas yang baik.

"Uang itu satu hal, menggunakannya dengan baik dan sesuai tujuan itu hal lain. Menggunakannya dengan benar dan efektif sehingga tercapai tujuan untuk rakyat kita itu hal lain lagi. Kita punya tujuan, punya uang tapi kalau nggak bisa eksekusi itu kekonyolan kita sendiri. Anda semua sebagai penanggung jawab untuk bisa membelanjakan Rp847,4 triliun secara baik," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sah! Anggaran Kementerian...
Sah! Anggaran Kementerian Keuangan Dipangkas Rp8,9 Triliun
Kementerian Keuangan...
Kementerian Keuangan Tambah Anggaran Rp11 Triliun untuk Penambahan Dana Bansos
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Kemenkeu Ajukan Tambahan...
Kemenkeu Ajukan Tambahan Anggaran Rp43,307 T di 2021, Buat Apa?
Jelang Tutup Tahun 2025,...
Jelang Tutup Tahun 2025, Sisa Anggaran MBG Masih Rp18,1 Triliun
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
33 menit yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
8 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
9 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
9 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
9 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved