Kemenpar Dukung Banyuwangi Penyangga Annual Meeting IMF-WB

Rabu, 21 Maret 2018 - 03:20 WIB
Kemenpar Dukung Banyuwangi...
Kemenpar Dukung Banyuwangi Penyangga Annual Meeting IMF-WB
A A A
JAKARTA - Menjelang Annual Meeting IMF-World Bank 2018 di Bali, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta paket wisata Banyuwangi segera disiapkan. Hal itu disampaikan Luhut saat rapat koordinasi bersama kementerian terkait dan stakeholder. Annual Meeting IMF-World Bank 2018 sendiri akan berlangsung Oktober mendatang.

Sebagai Ketua Panitia Nasional (PanNas), Luhut meminta koordinasi lintas sektor bekerja secara incorporated. Keharmonisan dalam bekerja juga harus diperhatikan demi nama Indonesia di mata dunia. Untuk itu, Menko Luhut meminta hal-hal yang sifatnya strategis, dapat dituntaskan secepatnya atau sebelum pelaksanaan Annual Meeting IMF-WB.

"Saya sudah berkunjung ke Banyuwangi. Banyuwangi sudah baik, oke, dan siap menerima delegasi internasional. Bahkan, setelah berkunjung ke sana, saya jadi semakin yakin bahwa Indonesia sebagai tuan rumah ini bisa dijual dengan hebat ke delegasi dari 189 negara," jelas Luhut dalam keterangan resmi, Selasa (20/3/2018).

Annual Meeting IMF-World Bank akan diikuti 18.000 delegasi dari seluruh dunia. Banyuwangi akan menjadi penyangga buat Bali. Sebagian delegasi penting bakal mendarat di Banyuwangi. Luhut menilai kesiapan Banyuwangi menyambut delegasi telah mencapai 85%. Mulai dari infrastruktur, destinasi, hingga atraksinya.

"Banyuwangi ini indah dan bersih. Kotanya tertata. Secara ekonomi, daerah ini tumbuh pesat. Pak bupati bekerja dengan baik, dan apa yang telah dilakukan bupati ini harus didukung," ujar Luhut.

Sementara, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, dengan persiapan yang matang, perhelatan Annual Meeting IMF WB akan maksimal. Dan membuat nama Indonesia lebih terkenal ke seluruh dunia.

"Spiritnya Indonesia Incorporated. Ini acara besar. Untuk bisa sukses kami harus kerja bersama. Ini menjadi ajang untuk mempromosikan Indonesia, Bali and Beyond dan Wonderful Indonesia secara konkret," kata Arief Yahya.

Dia menjelaskan, Banyuwangi harus disiapkan karena sepertiga wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Provinsi Jawa Timur, juga mengunjungi Banyuwangi. Pada 2018, Banyuwangi mendapat predikat ASEAN Clean Tourist City Standard Award bersama Bandung dan Surabaya dalam ASEAN Tourism Awards (ASEANTA) 2018 Chiang Mai di ajang ASEAN Tourism Forum 2018.

"CEO Commitment oleh pak bupati selama ini telah membuahkan hasil. Perkembangan pariwisata di Banyuwangi tumbuh dengan pesat, baik itu atraksi, aksesbilitas dan amenitasnya," jelas pria yang juga asal Banyuwangi ini.

Menpar tak lupa menyemangati semua elemen di Banyuwangi. Momentum tahun ini harus dimanfaatkan. Ribuan delegasi datang, dan Banyuwangi sudah ditetapkan sebagai bandara pendukung. "Artinya, sebagian delegasi mendarat di Banyuwangi. Manfaatkan itu. Tunjukkan kekuatan dan keunikan pariwisata Banyuwangi," sambung Arief.

Sementara, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata 2, Nia Niscaya menambahkan, Kementerian Pariwisata terus mempromosikan Annual Meeting IMF- World Bank ke berbagai ajang internasional.

"Promosi wisata Indonesia ditampilkan pada semua acara, baik pada main events, parallel atau side events maupun Program VTI (video, banner, flyer dan lain-lain). Selain itu juga terus dipromosikan dalam misi budaya, materi promosi, maupun iklan bersama," papar Nia.

Terkait Banyuwangi sebagai bahasan Rakor kali ini, Nia menyampaikan penyiapan Paket Tour dalam dua opsi. Yaitu Blue Fire package (2D1N) dan Red Island package (3D2N). "Kami juga tengah mengidentifikasi peningkatan dan menyiapkan konten pariwisata pada Official Website IMF WBG 2018," pungkas Nia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Tinggal Tapi Engga Bayar,...
Tinggal Tapi Engga Bayar, Luhut Pelototi Kapal-kapal Asing yang Masuk ke Labuan Bajo
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Luhut Belum Mau Terima...
Luhut Belum Mau Terima Turis Asing, Pelancong Lokal Punya Simpanan Uang Banyak
Sebut Kementerian Luhut...
Sebut Kementerian Luhut Layak Dibubarkan, Ekonom Indef Dinilai Cuma Genit
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
14 menit yang lalu
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
36 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.056
55 menit yang lalu
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
1 jam yang lalu
Heboh Pengadaan Kipas...
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Menkop Ferry: Saya Tidak Tahu
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Pasok BBM ke SPBU, Ajak Masyarakat Awasi Penyalahgunaan Subsidi
2 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Tegas Dukung...
Arab Saudi Tegas Dukung Pendirian Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved