Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Ditargetkan Selesai 2020

Rabu, 21 Maret 2018 - 13:17 WIB
Proyek Kereta Cepat...
Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Ditargetkan Selesai 2020
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mengawal perkembangan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Perkembangan terbarunya, konstruksi tunnel (terowongan) sudah berjalan di wilayah Walini yang terletak di Bandung Barat dan di wilayah Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Guna memastikan pengerjaan proyek tersebut, Menteri BUMN Rini M Soemarno hari ini melakukan peninjauan ke lokasi Tunnel Walini di Bandung Barat.

Menurut Rini, wilayah Walini dan Halim Perdanakusuma tersebut termasuk dalam bagian titik strategis dari keseluruhan proses pembangunan proyek kereta cepat. Pembangunan terowongan dilakukan lebih dulu lantaran proses konstruksinya membutuhkan waktu. Di titik lainnya juga sudah dimulai pengerjaan rel layang (elevated).

"Kehadiran kereta cepat bisa menjadi upaya menumbuhkan ekonomi di sepanjang koridor Jakarta Bandung melalui penciptaan sentra ekonomi baru baik di sektor usaha kecil menengah maupun ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Rini Soemarno dalam keterangan resminya, Rabu (21/3/2018).

Kereta dengan kecepatan 350 Km/Jam ini akan mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi sekitar 45 menit. Kereta ini akan dilengkapi empat stasiun, yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini dan Stasiun Tegalluar. Jalur kereta cepat juga tidak menggunakan jalur rel yang sudah ada, melainkan dibuat jalur rel baru yang sesuai dengan spesifikasi kereta cepat.

Kehadiran kereta cepat ini diharapkan mampu memberikan pilihan moda transportasi masyarakat dengan menghemat waktu tempuh, efisiensi serta memberikan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Kereta cepat Jakarta-Bandung ini merupakan awal dari pembangunan kereta cepat yang secara jangka panjang ditargetkan bisa beroperasi juga di daerah lainnya. Jalur kereta cepat Jakarta-Bandung dipilih untuk dilaksanakan terlebih dahulu lantaran dinilai paling siap dari sisi lahan, sisi bisnis, dan kelayakan secara keseluruhan.

Pembangunan kereta api cepat ini juga dapat membawa banyak manfaat, seperti penciptaan lapangan. Terlebih Pemerintah juga sudah mewajibkan untuk memaksimalkan kandungan lokal mulai dari tenaga kerja, komponen konstruksi hingga barang dan jasa. Di sisi lain, kehadiran kereta cepat Jakarta Bandung juga dapat meningkatkan penerimaan pajak negara.

"Yang tak kalah penting juga, proyek dengan investasi besar ini sama sekali tidak menggunakan APBN. Tapi lewat pinjaman B to B dengan bunga rendah," imbuhnya.

Tahapan selanjutnya setelah pembangunan terowongan dan rel layang adalah instalasi track, sistem persinyalan dan telekomunikasi. Tahap instalasi tersebut ditargetkan bisa terlaksana pada pertengahan tahun 2020 dan rampung pada akhir 2020.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia dan China...
Indonesia dan China Berdebat Panas Soal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Perkaranya
Uji Kecepatan Kereta...
Uji Kecepatan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ditingkatkan Jadi 180 Km/Jam, Ini Hasilnya
Tambal Biaya Kereta...
Tambal Biaya Kereta Cepat, RI Ajukan Tenor Utang ke China Development Bank 35-40 Tahun
Soal Pembengkakan Biaya...
Soal Pembengkakan Biaya Kereta Cepat, Tim Erick Thohir: Belum Ada Angka Pasti
Kejar Pembangunan Kereta...
Kejar Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Wamen BUMN Minta PMN Rp3,2 Triliun
Biaya Proyek Kereta...
Biaya Proyek Kereta Cepat Bengkak, Pemerintah Ajukan Utang ke China Rp8,3 Triliun
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
19 menit yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
40 menit yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
2 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
3 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved