Penyaluran KUR ke TKI Masih Rendah, Ini Strategi Menkop dan UKM

Rabu, 21 Maret 2018 - 15:50 WIB
Penyaluran KUR ke TKI...
Penyaluran KUR ke TKI Masih Rendah, Ini Strategi Menkop dan UKM
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengakui bahwa realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penempatan TKI masih relatif rendah. Hal ini disebabkan TKI lebih memilih pinjaman dari Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI).

Mengingat PJTKI selama ini telah membantu memberikan pinjaman kepada para TKI dengan akses yang lebih mudah terutama untuk modal awal bagi para TKI di negara tujuan. "Untuk itu, pemerintah terus berupaya agar Bank Penyalur KUR dapat meningkatkan penyaluran KUR kepada TKI", kata Puspayoga dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Puspayoga menjelaskan, melalui program pembiayaan yang ada, Kementerian Koperasi dan UKM telah memfasilitasi kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk mengakses KUR Penempatan TKI. Dimana KUR Penempatan TKI diberikan kepada Penerima KUR dengan jumlah maksimal sebesar Rp25 juta dengan suku bunga sebesar 7% efektif pertahun. "Jangka waktu KUR penempatan TKI paling lama sama dengan masa kontrak kerja dan tidak melebihi jangka waktu paling lama tiga tahun," ujarnya.

Pada 2017, telah disalurkan KUR TKI sebesar Rp329,629 miliar untuk 22.663 orang TKI. Sementara untuk tahun 2018 sampai dengan 28 Februari 2018, telah disalurkan KUR sebesar Rp41,574 miliar yang disalurkan kepada 2.793 debitur.

Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi bunga untuk KUR Penempatan TKI sebesar 14%. Sedangkan bank penyalur KUR yang telah menyalurkan KUR Penempatan TKI sebanyak tujuh bank. Yaitu, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank Artha Graha, Bank Maybank, Bank Sinarmas, dan Bank Chinatrust Indonesia (CTBC).

Di samping itu, Menkop dan UKM Puspayoga juga mengungkapkan, pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja dalam program Desa Migran Produktif. Tujuannya, untuk memperlancar penyaluran KUR bagi TKI.

"Sebagai tindaklanjut dari Nota Kesepahaman tersebut, kami telah melakukan kegiatan, antara lain pelatihan kewirausahaan bagi pasca TKI di tujuh Kabupaten atau Kota. Pada Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur, pada Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan di Kabupaten Boyolali, Kabupaten Brebes, Kota Semarang dan Kabupaten Tegal, sedangkan di Provinsi Sumatera Utara dilaksanakan di Kabupaten Langkat," pungkas Puspayoga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Teten Akui Dana KUR...
Teten Akui Dana KUR Rp129 Triliun Belum Terserap UMKM
Plafon KUR Naik, Yang...
Plafon KUR Naik, Yang Untung UKM atau Konglomerasi?
Baru 73,54 Persen dari...
Baru 73,54 Persen dari Target, Realisasi Penyaluran KUR Cuma Rp218,40 Triliun
Plafon Naik Jadi Rp285...
Plafon Naik Jadi Rp285 Triliun, Realisasi KUR Capai Rp244,87 Triliun
Kredit Bank untuk Pelaku...
Kredit Bank untuk Pelaku Usaha Kecil Masih Terbilang Kontet
Demi Si Cilik, Kemenkop...
Demi Si Cilik, Kemenkop Upayakan Pemangkasan Bungka KUR
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
1 jam yang lalu
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
3 jam yang lalu
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
4 jam yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
4 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
5 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
6 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved