Kredit Bank untuk Pelaku Usaha Kecil Masih Terbilang Kontet
Jum'at, 26 Februari 2021 - 07:20 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Untuk meningkatkan pembiayaan formal kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) , Kementerian Koperasi dan UKM bersama Bank Indonesia (BI), perbankan, dan seluruh lembaga pembiayaan, akan terus meningkatkan literasi keuangan. Program ini diharapkan mendorong pembiayaan yang efektif untuk meningkatkan skala usaha UMKM sesuai amanat UU Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020.
Pandangan itu diungkapkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki , dalam webinar “Peran Sektor Keuangan Bangkitkan UMKM: Ragam Dukungan Menuju Pemulihan Ekonomi Nasional", Kamis (25/2/2021).
"Saya juga berharap pelaku UMKM di Tanah Air untuk mendapatkan akses pembiayaan hingga skala ekonominya lebih efisien dan menjadi katalisator perekonomian Indonesia," ujar Teten. ( Baca juga:Banjir Seller China di E-Commerce Kita, RI Sasaran Empuk Pasar Digital )
Teten menamabahkan, pemerintah tengah menyiapkan stimulus yang diharapkan dapat membangkitkan UMKM pada tahun 2021 dan berdampak pada perekonomian Indonesia secara agregat. Antara lain berupa subsidi bunga KUR dan non-KUR, KUR super mikro, modal kerja koperasi melalui LPDB, dan banpres produktif usaha mikro (BPUM).
Menurut Teten, pemulihan sektor UMKM dan koperasi adalah faktor penting untuk menjawab tantangan pemulihan ekonomi nasional sebagai dampak dari pandemi Covid-19. "Hal ini didukung kenyataan populasi UMKM yang mendominasi hingga 99% unit usaha, menyerap 97% tenaga kerja, dan berkontribusi 61,1% terhadap PDB," ulasnya.
Pandangan itu diungkapkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki , dalam webinar “Peran Sektor Keuangan Bangkitkan UMKM: Ragam Dukungan Menuju Pemulihan Ekonomi Nasional", Kamis (25/2/2021).
"Saya juga berharap pelaku UMKM di Tanah Air untuk mendapatkan akses pembiayaan hingga skala ekonominya lebih efisien dan menjadi katalisator perekonomian Indonesia," ujar Teten. ( Baca juga:Banjir Seller China di E-Commerce Kita, RI Sasaran Empuk Pasar Digital )
Teten menamabahkan, pemerintah tengah menyiapkan stimulus yang diharapkan dapat membangkitkan UMKM pada tahun 2021 dan berdampak pada perekonomian Indonesia secara agregat. Antara lain berupa subsidi bunga KUR dan non-KUR, KUR super mikro, modal kerja koperasi melalui LPDB, dan banpres produktif usaha mikro (BPUM).
Menurut Teten, pemulihan sektor UMKM dan koperasi adalah faktor penting untuk menjawab tantangan pemulihan ekonomi nasional sebagai dampak dari pandemi Covid-19. "Hal ini didukung kenyataan populasi UMKM yang mendominasi hingga 99% unit usaha, menyerap 97% tenaga kerja, dan berkontribusi 61,1% terhadap PDB," ulasnya.
Lihat Juga :