Wall Street Ditutup Lebih Tinggi Saat Indeks S&P Menghijau

Rabu, 04 April 2018 - 08:09 WIB
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Lebih Tinggi Saat Indeks S&P Menghijau
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat berakhir lebih tinggi saat tiga indeks utama bursa saham Amerika Serikat (AS) mencatatkan kinerja positif. Sebelumnya pasar saham sempat bergelombang ketika investor masih memantau musim laporan perusahaan serta mendapatkan dorongan dari melonjaknya saham Amazon.

Setelah sesi volatile, Amazon akhirnya menjadi dorongan terbesar untuk Nasdaq. Gedung Putih mengatakan belum akam mengambil tindakan, bahkan usai Trump melayangkan kritik terhadap ritel online berdasarkan sebuah laporan Bloomberg.

Pedagang mengatakan mereka sangat terfokus pada tingkat teknis setelah investor melakukan aksi jual pada awal pekan kemarin. Indeks patokan mendorong di atas tingkat dukungan hanya beberapa jam terakhir perdagangan pada hari Selasa dan lebih tinggi untuk sisa waktu dari sesi sebelumnya.

Dow Jones Industrial Average naik 389,17 poin atau setara dengan 1,65% ke level 24.033,36 dan indeks S & P 500 mendapatkan tambahan 32,57 poin atau 1,26% menjadi 2.614,45. Sedangkan komposit Nasdaq meningkat sebesar 71,16 poin yang setara 1,04% ke posisi 6.941,28.

Analis Wall Street mengharapkan penghasilan S & P 500 dapat meningkat 18,4% untuk kuartal pertama, menurut data Thomson Reuters. Setelah menghabiskan hari yang cendering berayun antara wilayah positif dan negatif, indeks S & P 500 mampu meraih hasil positif.

Saham Tesla Inc memperoleh 6% setelah pembuatan mobil listrik mendapatkan lebih banyak modal tahun ini dan mengumumkan jumlah produksi untuk mobil sedan yang lebih murah bakal menguat. Sedangkan saham Amazon.com Inc membaik usai berakhir naik 1,5% menjadi USD1,392.05 meskipun itu masih jauh di bawah rekor 13 Maret dari USD1,617.54.

Dalam debut profil tinggi pasar, penyedia musik digital yakn Spotify ditutup pada posisi USD149.01 atau 12,9% lebih tinggi dari referensi harga USD132 yang ditetapkan oleh NYSE. Volume perdagangan bursa saham AS mencapai 7.14 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata harian 7.31 miliar dalam 20 sesi perdagangan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
28 menit yang lalu
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
49 menit yang lalu
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
56 menit yang lalu
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
1 jam yang lalu
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
2 jam yang lalu
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
2 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved