Wall Street Ditutup Lebih Tinggi di Tengah Ketakutan Perang Dagang

Kamis, 05 April 2018 - 08:07 WIB
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Lebih Tinggi di Tengah Ketakutan Perang Dagang
A A A
NEW YORK - Wall Street berakhir lebih tinggi pada perdagangan, Rabu kemarin waktu setempat ketika tiga indeks utama tapi cemerlang lewat peningkatan kurang lebih sebesar 1%. Sementara fokus investor masih pada laporan pendapatan perusahaan serta konflik perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Setelah investor masih wait and see dari pasar ekuitas karena kabar pembalasan tarif impor tinggi China terhadap produk AS. Namun kecemasan mereka terkait timbulnya perang dagang global mulai mereda, setelah penasihat ekonomi Trump mengatakan lebih memilih negosiasi dengan China daripada perang dagang.

Para pelaku pasar mengatakan, mereka dihadapkan dengan fakta bahwa tarif apapun belum akan memberikan efek. Kinerja positif indeks S&P sebelumnya diharapkan terus berlanjut ketika memasuki musim laporan kuartalan perusahaan yang sudah dimulai

Dow Jones Industrial Average. DJI naik 230,94 poin yang setara dengan 0,96% hingga ditutup pada level 24.264,30 sedangkan indeks S & P 500 memperoleh tambahan 30.24 poin atau 1,16% menjadi 2,644.69. Selanjutnya komposit Nasdaq meningkat 100,83 poin atau 1.45% ke posisi 7.042,11.

Sektor teknologi. SPLRCT naik 1,4% dengan hanya dua saham mengakhiri perdagangan pada teritori negatif termasuk di antaranya Facebook (FB.O), yang masih dihantam kasus soal skandal privasi data. Saham Facebook lebih rendah 0,6% dengan turun ke USD155.10.

Saham Boeing (BA.N) menjadi bebas terbesar bagi Dow namun mampu baik posisi terendah. Volume perdagangan bursa saham AS pada perdagangan kemarin waktu setempat mencapai 7,04 miliar saham, masih lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 7,3 miliar dalam 20 sesi perdagangan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
28 menit yang lalu
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
49 menit yang lalu
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
56 menit yang lalu
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
1 jam yang lalu
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
2 jam yang lalu
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved