Sri Mulyani Pamer Jaminan Kesehatan Indonesia di Amerika Serikat

Senin, 23 April 2018 - 22:20 WIB
Sri Mulyani Pamer Jaminan...
Sri Mulyani Pamer Jaminan Kesehatan Indonesia di Amerika Serikat
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan jaminan kesehatan universal menjadi salah satu bagian dari agenda kunci pembangunan negara, tidak hanya mendukung cita-cita sustainable development goals PBB.

Menurut Sri Mulyani, jaminan kesehatan merupakan hal ini penting bagi negara emerging dan berkembang dengan gap produktivitas dan bonus demografi yang menguntungkan.

"Jaminan kesehatan universal diperlukan sebagai dasar dari pertumbuhan produktivitas kami dan keberlangsungan ekonomi. Partisipasi usia belajar dan populasi usia bekerja dalam sistem jaminan kesehatan yang berkualitas ialah penting untuk memastikan produktivitas, proses belajar, dan bekerja mereka tidak terhambat oleh isu kesehatan," ujar Sri Mulyani dalam seminar Towards Universal Health Coverage: Tackling the Health Financing Crisis to End Poverty di Amerika Serikat.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani menguraikan pengalaman Indonesia dalam pengelolaan sistem jaminan kesehatan yang didesain dengan realistis.

"Berdasarkan pengalaman Indonesia, pertama dengan mempertimbangkan lingkungan yang terbatas dan gap dalam pembiayaan, pengadaan infrastruktur kesehatan dan tenaga kerja, desain dan versi jaminan kesehatan kami harus realistis. Itu didesain utamanya untuk masyarakat produktif dan rentan dari golongan bawah hingga menengah," terangnya dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews di Jakarta, Senin (23/4/2018).

Ia melanjutkan, kontribusi terhadap asuransi jaminan kesehatan berasal dari subsidi silang. "Kedua, harus berasal dari sistem yang memungkinkan kontribusi penerima jaminan kesehatan menerima model subsidi silang,".

Lebih lanjut Sri Mulyani menyampaikan, untuk membangun infrastruktur kesehatan dan tenaga kerjanya, Indonesia melibatkan pihak swasta.

"Ketiga, melengkapi Jaminan Kesehatan Nasional, kami harus melanjutkan perkembangan dan pembangunan infrastruktur kesehatan dan tenaga kerja kami. Ini dapat dilakukan dengan dukungan pihak swasta," tuturnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Polemik Sri Mulyani...
Polemik Sri Mulyani dan ICW Soal Audit JKN Makin Seru
Sri Mulyani Gelontorkan...
Sri Mulyani Gelontorkan Rp3,9 Triliun untuk Jaminan Kesehatan Nasional
Menkeu Pelototi Pembayaran...
Menkeu Pelototi Pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan Nasional
Menkeu Berikan Kriteria...
Menkeu Berikan Kriteria Perusahaan Dapat Jaminan Kredit, Apa Saja?
Sri Mulyani: Kesehatan...
Sri Mulyani: Kesehatan dan Ekonomi Harus Berjalan Bersama
Enaknya, Industri Tekstil,...
Enaknya, Industri Tekstil, Pariwisata dan Alas Kaki Dapat Jaminan Kredit 80%
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved