SBN Ritel Ditawarkan ke Milenial, Pemerintah Diminta Gandeng Fintech

Minggu, 13 Mei 2018 - 12:18 WIB
SBN Ritel Ditawarkan...
SBN Ritel Ditawarkan ke Milenial, Pemerintah Diminta Gandeng Fintech
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi dari Indef Bhima Yudhistira mengatakan langkah pemerintah untuk menawarkan Surat Berharga Negara (SBN) ritel ritel kepada generasi milenial cukup pogresif. Hal tersebut diyakini bisa menambah jumlah investor domestik di pasar surat utang.

(Baca Juga: Surat Utang Negara Menyasar Kaum Milenial )

Menurutnya apabila pendalaman pasar semakin baik, maka dampaknya positif menekan fluktuasi di pasar keuangan jadi semakin kecil. "Momentumnya saya kira juga tepat. Di satu sisi generasi milenial memang lebih adaptif terhadap instrumen investasi. Pemasaran SBN ritel harapannya nanti menggandeng Fintech juga," ujar Bhima kemarin di Jakarta.

Dia berharap tren pembelian surat utang semudah transaksi lewat mobile banking. Bahkan bisa jadi nantinya akan ada informasi yang lengkap dan perkembangan imbal hasil investasi misalnya juga bisa diupdate via aplikasi smartphone.

"Harapannya nominal SBN ritel yang ditawarkan minimum Rp500 ribu. Jadi terjangkau dengan kemampuan finansial milenial. Kemudian jangan hanya di kota besar saja tapi juga bisa diakses di daerah terpencil," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Optimalkan Layanan Transaksi...
Optimalkan Layanan Transaksi SBN, BCA Sabet 3 Penghargaan dari Kementerian Keuangan
Pemerintah Terbitkan...
Pemerintah Terbitkan SBN Ritel, Moduit Ajak Masyarakat Investasi dan Berkontribusi untuk Negeri
Berbagi Beban, BI Borong...
Berbagi Beban, BI Borong Surat Utang Pemerintah Rp457 Triliun
Beli Surat Utang Negara...
Beli Surat Utang Negara Dijamin Halal, Hasilnya Dipakai Buat Penanganan Covid-19
Lelang Surat Utang,...
Lelang Surat Utang, Sri Mulyani Kantongi Rp8,22 Triliun
Laris Manis! Lelang...
Laris Manis! Lelang Surat Utang Negara Tembus Rp69,95 Triliun
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved