OJK Dorong Penetrasi Perbankan Syariah di Jatim

Kamis, 07 Juni 2018 - 15:48 WIB
OJK Dorong Penetrasi...
OJK Dorong Penetrasi Perbankan Syariah di Jatim
A A A
SURABAYA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional (KR) 4 Jawa Timur (Jatim), menggelar kegiatan Akses Keuangan Syariah melalui Shiar, Inkubasi Bisnis Syariah dan Aplikasi Digital berbasis Masjid (Aksi Shiyam) Hotel JW Marriot. Kegiatan ini merupakan upaya OJK KR 4 Jatim untuk mendorong pertumbuhan keuangan syariah di daerah.

Aset perbankan syariah di Jatim pada posisi April 2018 meningkat 19,25%. Pertumbuhan ini didukung pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang naik 19,54% dan pembiayaan 17,46%. Dengan tingkat pertumbuhan tersebut, market share perbankan syariah di Jatim mencapai 5,15%, melampaui target 5% yang selama ini dijadikan acuan untuk menilai keberhasilan penetrasi perbankan syariah di suatu daerah.

“Capaian tersebut merupakan hasil dari usaha yang cukup lama. Ini terwujud berkat dukungan penuh dari seluruh pegiat ekonomi dan keuangan syariah di Jatim,” ujar Kepala OJK KR 4 Jatim, Heru Cahyono, Kamis (7/6/2018).

Rangkaian kegiatan Aksi Shiyam diawali dengan peresmian realisasi program Akses Keuangan Syariah untuk Kemandirian Masyarakat berbasis Masjid (Aksi Ummad) yang grand launching nya telah dilaksanakan pada tahun 2017. Dilanjutkan dengan peluncuran program Smart Muslim, Buku Pintar Keuangan Syariah serta diikuti dengan pelantikan pengurus Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim dan pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jatim.

“Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah kontribusi perbankan syariah dalam mendorong pengembangan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah di Jatim),” ujar Heru.

UMKM, lanjut dia, diharapkan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sehingga perlu diberdayakan melalui dukungan permodalan dari perbankan syariah. Sampai saat ini porsi pembiayaan pada sektor UMKM oleh perbankan syariah masih relatif kecil, yaitu 30,49% dari total pembiayaan perbankan syariah di Jatim. Oleh karena itu, OJK KR 4 terus mendorong industri perbankan syariah untuk lebih berperan aktif menggagas berbagai macam program.

Ini dalam rangka memperluas dan mempermudah akses keuangan syariah pada sektor UMKM di Jatim. “Potensi pengembangan keuangan syariah di Jatim sangatlah besar. Terutama dengan didukung jumlah penduduk muslim yang mencapai 40,7 juta dan 50.000 lebih jumlah masjid yang tersebar di seluruh Jatim,” tandasnya.

Dia menambahkan, melalui program Aksi Ummad, diharapkan semakin banyak masyarakat kecil, khususnya pengusaha ultra mikro, dapat memperoleh akses keuangan syariah. Selanjutnya, melalui program Smart Muslim, dalam bentuk aplikasi berbasis android, diharapkan para jama’ah dan pengurus masjid serta usaha mikro di sekitar masjid dapat saling terkoneksi dan juga memperoleh akses keuangan dari perbankan syariah.

“Akses tersebut dalam bentuk pengelolaan kas masjid dan transaksi jual beli melalui fitur market place,” pungkas Heru.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jatim, Difi Ahmad Johansyah mengatakan, di Jatim, ada sembilan bank umum syariah, 89 bank perkreditan rakyat syariah (BPRS), dua modal ventura syariah, Pegadaian Syariah, dan dua leasing syariah. BI sendiri bersama Pemprov Jatim akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi keuangan syariah.

“Komitmen Pemprov Jatim untuk mendorong pertumbuhan ekonomi keuangan syariah sangat baik. Pertumbuhan rata-rata aset perbankan syariah sebesar 25,02% dalam lima tahun terakhir,” katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Beberkan Kelemahan...
OJK Beberkan Kelemahan yang Menghambat Pertumbuhan Bank Syariah
Kebal Terhadap Krisis,...
Kebal Terhadap Krisis, Ini Upaya OJK Dorong Perbankan Syariah
OJK: Pinjaman Melalui...
OJK: Pinjaman Melalui Fintech Lending Syariah Tembus Rp509 Miliar
OJK: Hampir Seluruh...
OJK: Hampir Seluruh Landasan Hukum Penerbitan dan Transaksi Efek Syariah Tersedia
Pesantren dan Masjid...
Pesantren dan Masjid Diikutkan Bangun Ekosistem Keuangan Syariah
OJK Ungkap Berbagai...
OJK Ungkap Berbagai Tantang Ekonomi Syariah di Indonesia
Berita Terkini
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
21 menit yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
1 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
3 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
4 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved