Jembatan Kali Kuto Runtuh, Kementerian PUPR Lakukan Evaluasi

Minggu, 15 Juli 2018 - 19:01 WIB
Jembatan Kali Kuto Runtuh,...
Jembatan Kali Kuto Runtuh, Kementerian PUPR Lakukan Evaluasi
A A A
KARANGANYAR - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengevaluasi pembangunan Jembatan Kali Kuto yang runtuh pada Jumat (13/7) lalu. Jembatan yang menghubungkan Kabupaten Kendal dan dan Kabupaten Batang itu diduga terjadi akibat adanya getaran dari crane sehingga mengakibatkan kabel penggantung terpelintir dan putus.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeldjono yang dikonfirmasi mengatakan, kejadian tersebut bukan disebabkan kesalahan struktural, melainkan kondisi girder yang lepas.

"Untuk Jembatan Kali Kuto hari ini diangkat dulu, kemudian girdernya dipasang kembali. Sebetulnya ini hanya lepas saja. Sampai sekarang evaluasinya hanya itu," ungkap Basuki saat mengunjungi Bendungan Gondang di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (15/7/2018).

Menteri Basuki menambahkan, selain evaluasi Kementerian Teknis PUPR, investigasi juga dilakukan Komisi Keamanan Jalan dan Jembatan. "Komisi Keamanan Jalan dan Jembatan, termasuk Komisi Keselamatan juga akan mengevaluasi. Yang jelas kami bukan menutup-nutupi sebab itu hanya kecelakaan kecil dimana enam girder sudah terpasang dari 10 girder yang direncanakan," ungkap dia.

Sedangkan penyelesaian pekerjaan Jembatan Kali Kuto tetap menjadi tanggung jawab pihak kontraktor dalam hal ini PT Waskita Karya. "Kita pastikan tidak ada masalah dan pembangunannya tetap berjalan. Mudah-mudahan hari ini sudah diangkat lagi. Atau paling mundur pengangkatan semingguan. Tapi yang jatuh kita pastikan sudah bisa diangkat," pungkas Basuki.

Sebagai informasi, Jembatan Kali Kuto merupakan jembatan yang masih dalam proses pembangunan. Saat, masa musim mudik Lebaran 2018 jembatan tersebut beroperasi secara fungsional sehingga bangunannya bersifat sementara. Jembatan ini merupakan jembatan pertama di Indonesia yang memanfaatkan struktur yang dirakit di lokasi pemasangan. Jembatan ini dibangun dengan teknik yang hampir sama dengan jembatan Holtekamp di Papua dan terdiri dari enam jalur.

Adapun dengan proses pemasangan sistem permanen ini berjalan lancar, maka jembatan Kali Kuto ditargetkan dapat beroperasi antara September atau Oktober 2018.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tahun Ini 38 Jembatan...
Tahun Ini 38 Jembatan Gantung Serap Anggaran Rp179,4 Miliar
Jembatan Ogan di Ruas...
Jembatan Ogan di Ruas Tol Kayu Agung-Palembang Masuki Tahap Akhir
Kementerian PUPR Rampungkan...
Kementerian PUPR Rampungkan Pembangunan 410 Jembatan Gantung dalam 6 Tahun
Kementerian PUPR Bangun...
Kementerian PUPR Bangun Jembatan Kretek Dua Permudah Akses Wisata
Lalui Sesar Aktif Opak,...
Lalui Sesar Aktif Opak, Jembatan Kretek 2 di Jogja Dirancang Anti Gempa
Jembatan Gantung Baleraja...
Jembatan Gantung Baleraja Indramayu Diresmikan, Telan Anggaran Rp10,27 Miliar
Berita Terkini
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
31 menit yang lalu
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
44 menit yang lalu
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
1 jam yang lalu
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
1 jam yang lalu
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
2 jam yang lalu
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved