YLKI: Tarif Listrik Berpotensi Naik Jika DMO Batu Bara Dicabut

Selasa, 31 Juli 2018 - 13:24 WIB
YLKI: Tarif Listrik...
YLKI: Tarif Listrik Berpotensi Naik Jika DMO Batu Bara Dicabut
A A A
JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memperkirakan, tarif listrik akan naik jika kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) Batu Bara atau harga batu bara acuan untuk pasar domestik dicabut. Ketua YLKI Tulus Abadi mengatakan, kalau kebijakan DMO diganggu atau dicabut maka bisa mengganggu finansial PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Implikasinya keuangan PLN berdarah-darah maka PLN akan kurangi biaya investasi, pemeliharaan dan lain-lain," ujarnya di Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Selain itu, Tulus menjelaskan, pelayanan PLN ke konsumen juga akan turun drastis karena pemerintah menyandera tarif listrik tidak naik sampai 2019. "Tarif enggak naik, tapi akan kurangi biaya PLN dari sisi investasi artinya listrik padam akan terjadi," katanya.

Menurut Tulus, hampir rampungnya progam 35 ribu mega watt (MW) masih meninggalkan keandalan akibat belum teruji kalau kebijakan DMO dicabut. "Fenomena pemadaman listrik terulang di berbagai daerah akan masih terjadi. Jadi, dampak pencabutan DMO bisa turunkan pelayanan PLN dan tarif listrik akan melambung meski ditahan sampai 2019," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Larangan Instan Ekspor...
Larangan Instan Ekspor Batu Bara, YLKI: Tak Berikan Rasa Aman ke Konsumen
Dukung Larangan Ekspor...
Dukung Larangan Ekspor Batu Bara, YLKI: Jangan Hanya Sebulan
Menakar Untung Rugi...
Menakar Untung Rugi Lonjakan Harga Batu Bara Bagi Indonesia
Kirim Batu Bara untuk...
Kirim Batu Bara untuk Pembangkit Listrik, TCT Kasih Harga Khusus
China dan India Kurangi...
China dan India Kurangi Impor Batu Bara Indonesia, Ini Penyebabnya
Bisnis Batu Bara Masih...
Bisnis Batu Bara Masih Membara, Harganya Diramal Terus Melambung Tinggi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved