Sri Mulyani: Aturan Pembatasan 500 Komoditas Impor Akan Terbit Besok

Selasa, 04 September 2018 - 16:52 WIB
Sri Mulyani: Aturan...
Sri Mulyani: Aturan Pembatasan 500 Komoditas Impor Akan Terbit Besok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menerangkan, aturan terkait pembatasan 500 komoditas impor siap diterbitkan besok, atau tidak paling lambat, Kamis (5/9) mendatang. Kebijakan tersebut nantinya bakal terdapat dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

(Baca Juga: 500 Komoditas Impor Akan Dibatasi )

Hal ini sebagai upaya untuk mengendalikan 500 Komoditas Impor dan memberikan dorongan terhadap nilai tukar rupiah. "Sudah (siap). PMK-nya nanti kita umumkan segera bersama -sama. Nanti kita umumkan PMK-nya besok sore atau Kamis," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (4/9/2018).

"Kita akan lihat, kalau permintaan melonjak tinggi dan dia tidak strategis serta dibutuhkan dalam perekonomian, maka akan dikendalikan. Ini kita suspect termasuk berbagai macam belanja online khususnya dari luar yang mengindikasikan impor barang konsumsi yang melonjak sangat tinggi," tambahnya

Lebih lanjut Ia menerangkan, ada sekitar 500 komoditas yang akan diidentifikasi, apakah impornya perlu dilakukan segera atau bisa untuk ditunda. "Kami melakukan langkah drastis dan tegas untuk mengendalikan impor ini. Saat ini kami bersama Menteri Perdagangan dan Menteri Perindustrian akan identifikasi 500 komoditas yang bisa di produksi dalam negeri, apakah bisa substitusi impor dan pengendalian dari sisi impor," tandasnya.

Sebanyak 500 jenis komoditas impor bertujuan guna memperbaiki defisit transaksi berjalan yang saat ini berada di kisaran 3% terhadap produk domestik bruto (PDB). Evaluasi bahan baku impor tersebut merupakan satu dari sejumlah langkah yang disiapkan pemerintah untuk memperbaiki nilai tukar rupiah. Harapannya, upaya tersebut bisa diterapkan sehingga mendorong industri lokal lebih berkembang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Surplus,...
Neraca Perdagangan Surplus, Rupiah Berpotensi Menguat
Neraca Dagang Surplus...
Neraca Dagang Surplus Bantu Ketahanan Ekonomi dan Rupiah
Surplus Perdagangan...
Surplus Perdagangan USD2,59 Miliar Belum Ngaruh ke Rupiah
Surplus Neraca Dagang...
Surplus Neraca Dagang Bikin Rupiah Lebih Nendang
Jelang Rilis Neraca...
Jelang Rilis Neraca Dagang, Rupiah Diprediksi Tertahan
Impor Tinggi, Neraca...
Impor Tinggi, Neraca Dagang Diramal Masih Bisa Surplus Tipis
Berita Terkini
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
19 menit yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
41 menit yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
1 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
2 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
10 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
11 jam yang lalu
Infografis
500 Jet Tempur Chengdu...
500 Jet Tempur Chengdu J-7 China akan Dipensiunkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved