Arah Teknologi di Sektor Energi Terbarukan

Sabtu, 15 September 2018 - 01:16 WIB
Arah Teknologi di Sektor...
Arah Teknologi di Sektor Energi Terbarukan
A A A
JAKARTA - Energi baru terbarukan (EBT) bisa menjadi skala ekonomi yang tinggi tergantung dari teknologi karena EBT menjadi pengganti dari energi fosil yang lebih bersih dan efisien.

Sekretaris Jenderal Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Heru Dewanto mengatakan, penggunaan teknologi di sektor energi mengarah untuk semakin maju terkait data RUEN menyebutkan, porsi batu bara sebagai energi primer tahun 2015 adalah 27% dan naik sedikit meniadi 30% tahun 2025.

Sementara, porsi batu bara sebagai energi untuk pembangkitan listrik berdasar data Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) memang akan menurun dari 56% tahun 2015 dan 50% tahun 2025.

"Fakta ini mendorong kita untuk memanfaatkan batu bara secara lebih efisien dan bersih melalui," ujarnya di Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Menurutnya, program pemerintah mencapai tahun 2027, dan mulai sekarang menjadi tantangan bagi EBT untuk bisa capai target 23% dari sisi fuel share.

"Sekarang persoalannya nah kita asumsi 50% share batu bara bisa dicapai, 25% EBT dan 25% gas," katanya.

Dia mengungkapkan, ada tantangan pembiayaan karena tidak ada perbankan yang bisa mendanai batu bara, hanya tersisa Jepang, Korea dan China.

"Dari pembiayaan domestik, tapi tidak kompetitif dan bersedia. Kalau pembiayaan terbatas, mencapai 50% bisa jadi menantang dalam waktu 10 tahun," pungkasnya.
(ven)
Berita Terkait
Hindari Pemadaman Bergilir...
Hindari Pemadaman Bergilir Akibat Ketergantungan Batu Bara, Pakai EBT Mutlak
PLTU Batu Bara Bakal...
PLTU Batu Bara Bakal Pensiun Dini, Transisi Energi Butuh Rancangan Serius
PLN Sebut 52 PLTU Berpotensi...
PLN Sebut 52 PLTU Berpotensi Campurkan Batu Bara dengan Biomassa
China Berpaling dari...
China Berpaling dari Batu Bara, Permintaan Listrik Baru Dipasok Energi Hijau
Meneropong Masa-masa...
Meneropong Masa-masa Indah Terakhir dan Titik Balik Perpisahan dengan Batu Bara
PLTU Dihentikan, Seratusan...
PLTU Dihentikan, Seratusan Juta Ton Batu Bara Kehilangan Pasar
Berita Terkini
Eropa Butuh Rp182,5...
Eropa Butuh Rp182,5 Triliun demi Mengamankan Pasokan 250 Kargo Gas Alam Cair
30 menit yang lalu
Tarif Impor Terbaru...
Tarif Impor Terbaru Trump Hantam Negara-negara Termiskin, Bagaimana Nasibnya
1 jam yang lalu
KAI Group Angkut 16,3...
KAI Group Angkut 16,3 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2025
4 jam yang lalu
Harga Minyak Ikut Lunglai...
Harga Minyak Ikut Lunglai Terpukul Tarif Resiprokal Trump
5 jam yang lalu
Pascalebaran, Harga...
Pascalebaran, Harga Beras, Bawang, Cabai, hingga Daging Mulai Turun
5 jam yang lalu
Mereda, Harga Emas Antam...
Mereda, Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp1.819.000 per Gram
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Memiliki...
10 Negara yang Memiliki Wilayah Paling Luas di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved