Rupiah Diperkirakan Masih Rapuh Ditekan USD

Kamis, 20 September 2018 - 08:20 WIB
Rupiah Diperkirakan...
Rupiah Diperkirakan Masih Rapuh Ditekan USD
A A A
JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terlihat rapuh dengan mulai terapresiasinya laju USD sehingga dapat berpotensi membuka pelemahan kembali jika tidak ada sentimen yang mampu direspon positif.

Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, sentimen dari dalam negeri masih terimbas rilis tercatatnya defisit perdagangan Indonesia.

"Tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat rupiah kembali melemah," ujarnya di Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Diperkirakan Reza, rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.876-Rp14.860/USD. Sementara, kembali terapresiasinya USD kemarin seiring dengan imbas kenaikan penjualan ritel AS memberikan sentimen negatif pada pergerakan rupiah yang sedang mencoba bertahan dalam kenaikannya.

"Di sisi lain, pelemahan rupiah pun turut disebabkan oleh respon atas rilis Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2018 mengalami defisit USD1,02 miliar, atau lebih rendah jika dibandingkan Juli 2018 sebesar USD2,03 miliar," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Hari Ini, Rupiah Diprediksi...
Hari Ini, Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Rupiah Melemah 60 Poin...
Rupiah Melemah 60 Poin ke Rp15.455 per USD
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved