Rupiah Melemah, Tom Lembong Cari Cara Agar Investor Tidak Kabur

Rabu, 03 Oktober 2018 - 20:40 WIB
Rupiah Melemah, Tom...
Rupiah Melemah, Tom Lembong Cari Cara Agar Investor Tidak Kabur
A A A
JAKARTA - Melemahnya kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga menembus level Rp15.000, membuat Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong mencari cara agar investor tidak takut berinvestasi di Indonesia.

Salah satunya dengan menawarkan proyek yang menghasilkan devisa dan punya return dalam bentuk dolar dalam menambah devisa negara.

"Saat rupiah tertekan, mungkin pemerintah harus menawarkan proyek yang menghasilkan devisa. Kalau investor lagi gelisah mengenai kurs, ada instrumen yang ditawarkan dalam bentuk dolar, seperti instrumen proyek dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) infrastruktur yang penerimaannya dalam dolar. Jadi investor masih mau investasi, kita juga bisa dapat devisa karena kita dapat pemasukan dolar," ujar Tom Lembong di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Untuk itu, Tom Lembong mengatakan akan membantu pemerintah dalam mengurangi current account defisit (CAD). Sehingga tidak mengurangi investasi yang ada di Indonesia.

"Jadi sebagai pelaku di pasar obligasi dan pasar uang, kami hanya mau membantu upaya pemerintah mengurangi CAD, trade deficit dan upaya lain mempercepat arus modal yang masuk. Bukan hanya nominal namun akselerasi investasi ini," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
6 menit yang lalu
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
51 menit yang lalu
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
2 jam yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
2 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
3 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
4 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved