LPEI Dorong Eksportir Manfaatkan Perang Dagang AS-China

Sabtu, 27 Oktober 2018 - 12:01 WIB
LPEI Dorong Eksportir...
LPEI Dorong Eksportir Manfaatkan Perang Dagang AS-China
A A A
JAKARTA - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) bersama instansi pemerintah lainnya turut mendorong eksportir untuk memperkuat ekspor ke negara tradisional dengan memanfaatkan perang dagang Amerika Serikat versus China. Di mana, eksportir dapat memanfaatkan ceruk pasar yang ditinggalkan akibat perang dagang tersebut.

"Misalnya saja produk-produk yang sebelumnya disupply dari Tiongkok ke Amerika Serikat, seperti tekstil, perikanan, furniture, ataupun ban," kata Direktur Eksekutif LPEI Sinthya Roesly di Jakarta.

Ekspor produk ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh eksportir Indonesia. Selain itu, LPEI mendorong ekspor ke pasar prospektif, yakni ke Afrika dan Asia Selatan. Dia melanjutkan, LPEI menawarkan pembiayaan untuk pembeli di luar negeri yang akan membeli barang atau jasa yang diproduksi di Indonesia.

"Seperti yang dimandatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, LPEI akan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Eximbank di negara-negara lain," jelas dia.

Menurutnya, sebagai langkah konkret dalam hal ekspor, Pemerintah telah menugaskan LPEI untuk mendukung program ekspor nasional atas biaya pemerintah, melalui program Penugasan Khusus Ekspor (PKE). LPEI dapat melaksanakan penugasan khusus yang disebut dengan National Interest Account (NIA) untuk mendukung ekspor nasional dengan pembiayaan dari pemerintah.

Dengan adanya instrumen keuangan, sambung dia, bisa memperkuat kerjasama dengan menawarkan pinjaman dan perdagangan yang kompetitif dan membangun relasi dengan para investor sekaligus membangun interaksi dengan negara lain dan lebih kompetitif. Ke depan, LPEI akan terus berupaya untuk mendorong para pelaku ekspor di Kawasan Timu Indonesia (KTI) agar dapat bersaing di pasar global.

“LPEI optimistis kontribusi yang dapat diberikan untuk pelaku usaha di Kawasan Timur Indonesia dapat terus ditingkatkan," ujarnya.

Salah satu strateginya adalah melalui kerja sama atau kemitraan kelembagaan, baik dengan Kementerian dan Lembaga terkait maupun dengan asosiasi dan organisasi lainnya. Sehingga tercipta sinergi yang diharapkan dapat mendorong dan meningkatkan kapasitas pelaku ekspor khususnya sektor UKME untuk lebih bersaing di pasar global.

Adapun kinerja LPEI per Agustus 2018 berhasil membukukan pencapaian aset sebesar Rp117,27 triliun dan aspek pembiayaan ekspor mencapai Rp106,89 triliun atau tumbuh 9,7% (yoy). Sedangkan penjaminan sebesar Rp11,50 triliun tumbuh 29,8% dan asuransi Rp 12,37 triliun yang berarti tumbuh 16,4%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Ekspor, Ini...
Dongkrak Ekspor, Ini Tugas Berat Indonesia Eximbank
Bank Penyokong Ekspor...
Bank Penyokong Ekspor Se-Asia Satu Suara Soal Pentingnya Ekonomi Berkelanjutan
Kinerja Eximbank Memburuk,...
Kinerja Eximbank Memburuk, Total Aset Menyusut Jadi Rp92,1 T per Desember 2020
BCA Suntik Exim Bank...
BCA Suntik Exim Bank Rp3 Triliun untuk Genjot Ekspor
Eksportir Sebut Eximbank...
Eksportir Sebut Eximbank Jadi Kaku karena Pengawasan OJK
Cetak Eksportir, Eximbank...
Cetak Eksportir, Eximbank Indonesia Gelar Pelatihan dan Pendampingan
Berita Terkini
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
12 menit yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
24 menit yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
1 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
2 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved