Jurus Sri Mulyani Tekan Defisit Transaksi Berjalan

Sabtu, 27 Oktober 2018 - 14:03 WIB
Jurus Sri Mulyani Tekan...
Jurus Sri Mulyani Tekan Defisit Transaksi Berjalan
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyoroti, persoalan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang terus membengkak. Maka guna menekan defisit tersebut, mantan Direktur Bank Dunia ini menegaskan, pemerintah terus menggenjot ekspor serta memperhatikan suplai valuta asing ke dalam negeri.

"Seperti yang disampaikan Presiden (Joko Widodo), bahwa kita akan terus memacu ekspornya karena ini masalah suplainya. Kalau ekspor tetap lebih rendah dari impornya, maka persoalannya akan dikendalikan dengan menaikkan ekspor. Apabila impor lebih besar, maka dikendalikan," ujar Sri Mulyani di Jakarta.

Selanjut, Ia mengungkapkan pemerintah terus meninjau volume impor hingga akhir tahun ini. Sebelumnya terdapat kebijakan perluasan mandatori biodiesel B20 hingga kenaikan tarif Pajak Penghasilan Impor untuk barang-barng impor konsumtif dalam upaya menekan impor.

"Kalai CAD itu fundamentalnya ada pada ekspor-impor serta jasa. Jadi kalo volumenya engga naik, perlu kita lihat. Sedangkan apabila dipicu impor yang masing meningkat, kita harus atasi masalahnya," sambung dua.

Pemerintah disebutkan juga tengah berupaya meredam gejolak dinamika ekonomi global dengan membuat kebijakan yang memperhatikan faktor psikologis atau sentimen pasar. Hal itu disertai dengan aktif mengkomunikasikan kebijakan kepada para pemangku kepentingan.

Ditekankan defisit transaksi berjalan sejatinya bergantung kepada tiga aspek. Aspek tersebut antara lain ekspor, impor, dan jasa. Sehingga, guna mengendalikan defisit transaksi berjalan, pemerintah perlu memantau volume dari tiga aspek tersebut.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Juara Nih! Sembilan...
Juara Nih! Sembilan Tahun Defisit, Transaksi Berjalan Mulai Surplus
Habis Defisit, Neraca...
Habis Defisit, Neraca Pembayaran RI Mulai 'Untung' Besar
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan Makin Mengecil, Ini Sebabnya
BI: Neraca Pembayaran...
BI: Neraca Pembayaran RI Minus 0,4 Miliar Dolar AS
Transaksi Berjalan Surplus...
Transaksi Berjalan Surplus USD1 Miliar di Triwulan III/2020
Neraca Pembayaran Tekor,...
Neraca Pembayaran Tekor, Apakah Indonesia Masih Mampu Bayar Utang?
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
18 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
35 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Sebut Negosiasi...
Donald Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved