Pesawat Lion Air Jatuh, Kemenhub Minta Periksa Semua Boeing 737-8 MAX

Selasa, 30 Oktober 2018 - 12:56 WIB
Pesawat Lion Air Jatuh,...
Pesawat Lion Air Jatuh, Kemenhub Minta Periksa Semua Boeing 737-8 MAX
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara menginstruksikan untuk segera dilakukan pemeriksaan khusus aspek kelaikudaraan pada seluruh Boeing 737-8 MAX yang beroperasi di Indonesia. Hal ini untuk Menindaklanjuti kejadian kecelakaan pesawat udara Boeing 737-8 MAX registrasi PK-LQP yang dioperasikan oleh PT. Lion Mentari Airlines dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang.

"Pemeriksaan yang dilakukan sesuai dengan butir satu di atas mencakup beberapa hal sebagai berikut. Pertama, indikasi repetitive problem, pelaksanaan troubleshooting, kesesuaian antara prosedur dan implementasi pelaksanaan aspek kelaikudaraan," ujar Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Capt Avirianto dalam surat resminya, di Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Lebih lanjut Ia menerangkan, pemerikasaan selanjutnya pada kelengkapan peralatan (equipment) untuk melakukan troubleshooting pada pesawat Boeing 737-8 MAX. Setelahnya hasil pemeriksaan tersebut di atas agar segera dilaporkan untuk dapat dievaluasi oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub.(Baca Juga: Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang Jatuh )
Surat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara itu ditujukan kepada Direktur Utama PT. Garuda Indonesia serta Direktur Utama PT. Lion Mentari Airlines. Pemerikasaan keseluruhan pesawat Boeing setelah pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang mengalami kecelakaan.

Sebelumnya Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro memastikan, pesawat Lion Air JT 610 laik beroperasi. Walaupun, pesawat itu baru dioperasikan pada 15 Agustus 2018.

"Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8. Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018. Pesawat dinyatakan laik operasi," kata Mandala lewat keterangan resmi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kapasitas Penumpang...
Kapasitas Penumpang Pesawat Akan Diizinkan 100% Secara Berkala
Kinerja BBKFP Tembus...
Kinerja BBKFP Tembus Target, 2020 Perluas Pasar dan Launching Wisata Terbang
Registrasi Penggunaan...
Registrasi Penggunaan Drone Makin Mudah, Kini Bisa Online
Penumpang Domestik Anjlok...
Penumpang Domestik Anjlok 90%, Kembalikan Kepercayaan Terbang Lagi Jadi Concern
Total Ada 6 Maspakai...
Total Ada 6 Maspakai Gagal Mendarat di Pontianak
Main Layang-layang di...
Main Layang-layang di Kawasan Bandara Bisa Kena Denda Rp1 Miliar, Masih Berani?
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
57 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
59 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
3 jam yang lalu
Infografis
Hasil Kajian Kemenhub:...
Hasil Kajian Kemenhub: Harga Tiket Pesawat Bakal Turun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved