Respons Sri Mulyani Saat Neraca Perdagangan Oktober 2018 Balik Defisit

Kamis, 15 November 2018 - 19:57 WIB
Respons Sri Mulyani...
Respons Sri Mulyani Saat Neraca Perdagangan Oktober 2018 Balik Defisit
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani merespons, data neraca perdagangan Indonesia periode Oktober 2018 yang kembali defisit. Dalam rilis yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) defisit neraca perdagangan pada periode tersebut mencapai sekitar USD1,82 miliar.

Menanggapi ketidakseimbangan antara ekspor dan impor, Sri Mulyani mengatakan bahwa pihaknya akan menjaga fundamental ekonomi agar neraca perdagangan khususnya impor tidak meningkat. Untuk itu, Ia mengaku bakal menyiapkan beberapa langkah dengan mendorong ekspor.

“Seperti kita umumkan untuk impor kita bakal menjaga fundamental ekonomi lebih kuat. Jadi kita susun langkah dengan meningkatkan ekspor yang utama,” ujar Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu di Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Lebih lanjut, Ia berharap hingga akhir tahun bisa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang membaik. Serta bisa menjaga ekonomi Indonesia sesuai dengan target yang dipasang dalam APBN.

“Jadi saya berharap di akhir tahun ini kita bisa menjaga momentum ekonomi dengan saling bekerja dan juga memperkuat fundamental ekonomi yang sudah kita tetapkan di APBN 2019,” paparnya.

Sebagai informasi secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia periode Januari hingga Oktober 2018 mengalami defisit sebesar USD5,51 miliar. Diterangkan, defisit ini cukup dalam disebabkan karena defisit transaksi migas sebesar USD10,7 miliar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PPKM Darurat Tak Akan...
PPKM Darurat Tak Akan Menghentikan Laju Surplus Neraca Perdagangan
Jaga Rekor 43 Bulan...
Jaga Rekor 43 Bulan Beruntun, Neraca Dagang RI November 2023 Cetak Surplus USD4,62 Miliar
Hebat, Neraca Dagang...
Hebat, Neraca Dagang Indonesia Suplus 29 Bulan Beruntun hingga September
Impor Tinggi, Neraca...
Impor Tinggi, Neraca Dagang Diramal Masih Bisa Surplus Tipis
Pemerintah Akui Surplus...
Pemerintah Akui Surplus Neraca Dagang Tak Berarti Ekonomi Stabil
Neraca Dagang November...
Neraca Dagang November 2020 Diproyeksi Cetak Surplus USD3,11 Miliar
Berita Terkini
HUT ke-14, JustMarkets...
HUT ke-14, JustMarkets Bagi-bagi Emas Batangan dan Total Hadiah USD50.000+
1 jam yang lalu
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
1 jam yang lalu
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
11 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
11 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
11 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
12 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved