IHSG Mendarat di Level 6.012, Pasar Asia Ditutup Ketat

Jum'at, 16 November 2018 - 16:35 WIB
IHSG Mendarat di Level...
IHSG Mendarat di Level 6.012, Pasar Asia Ditutup Ketat
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mendarat di zona hijau pada akhir pekan, Jumat (16/11/2018) dengan bertambah 56,61 alias 0,95% ke level 6.012,35. Ini merupakan pencapaian tertinggi setelah 3 bulan, dimana terakhir kali yaitu 31 Agustus 2018, IHSG ditutup 6.018,46.

Sesi pagi, IHSG dibuka melanjutkan reli dengan naik 19,37 poin atau 0,33% ke level 5.975,11. Jumat ini, indeks diperdagangkan di level 5.968,67-6.058,82.

Sepuluh sektor saham kompak menguat. Grup saham yang naik paling banyak adalah infrastruktur, dengan kenaikan 2,09%, diikuti industri dasar yang naik 1,7%.

Dari 565 saham yang diperdagangkan, 254 menguat, 123 tetap dan 188 tertekan. Nilai transaksi saham Rp9,01 triliun dari 11,31 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing Rp1,65 triliun dengan aksi beli asing Rp4,07 triliun dan aksi jual asing Rp2,42 triliun.

Berbeda dengan pasar saham Indonesia, pasar regional Asia ditutup ketat pada akhir pekan ini, merespons kabar soal gonjang-ganjing kesepakatan Brexit. Melansir dari CNBC, Jumat (16/11), hal ini menambah kekhawatiran investor soal ketidakpastian global disaat masih adanya ketegangan perdagangan Amerika Serikat dengan China.

Sehingga indeks Nikkei 225 Jepang tergelincir 0,57% menjadi 21.680,34 dan Topix lebih rendah 0,59% ke posisi 1.629,30. Kejatuhan bursa Jepang seiring melemahnya saham perusahaan semikonduktor Jepang yang ikut terpukul ketegangan perdagangan.

Australia ASX 200 melemah tipis menjadi 5.730,60, karena mayoritas sektor saham melemah. Namun Kospi Korea Selatan melawan tren dengan naik 0,21% menjadi 2.092,4, begitu pula dengan pasar saham China yang melambung. Shanghai naik 0,41% ke 2.679,11, Shenzhen tambah 0,84% ke 1.410,18 dan Hang Seng Hong Kong naik 0,31% menjadi 26.183,53.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bursa Saham Indonesia...
Bursa Saham Indonesia Terlalu Perkasa, Analis Mengharapkan Koreksi
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah, Bursa Asia Rontok Berjamaah
IHSG Dibuka Anjlok 2,91%...
IHSG Dibuka Anjlok 2,91% Mengiringi Kejatuhan Bursa Asia
IHSG Berakhir Turun...
IHSG Berakhir Turun Tipis Saat Bursa Asia Menguat
Berita Terkini
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
31 menit yang lalu
Hadapi Ancaman El Nino...
Hadapi Ancaman El Nino 2026, Pekebun Sawit Wajo Dilatih Strategi Adaptasi Cuaca Ekstrem
1 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
1 jam yang lalu
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
2 jam yang lalu
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
2 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved