REI Minta BI Tidak Terus Menerus Menaikkan Suku Bunga

Sabtu, 17 November 2018 - 19:46 WIB
REI Minta BI Tidak Terus...
REI Minta BI Tidak Terus Menerus Menaikkan Suku Bunga
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia pada Kamis (15/11/2018) kembali menaikkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo sebesar 25 basis poin menjadi 6%. Ini merupakan kenaikan suku bunga ke-6 sepanjang tahun ini.

Kenaikan ini dikhawatirkan berdampak ke sektor riil, termasuk properti. Lantas bagaimana pendapat Real Estate Indonesia? Sekretaris Jenderal DPP REI, Totok Lusidanini, mengatakan bahwa sektor properti sejauh ini belum terpengaruh. Meski demikian, pihaknya akan mengantisipasi keniakan suku bunga yang ditetapkan oleh BI.

"Sejauh ini belum berpengaruh, karena bank cukup membantu kami dalam NPL (non performing loan) mereka. Jadi seperti yang saya katakan, kenaikan itu karena mengantisipasi ketidakpastian global imbas perang dagang Amerika Serikat dan China. Jadi kok kita yang pusing, ya jelas tidak," ujar Totok di Jakarta, Sabtu (17/11/2018).

Meski sejauh ini belum berdampak signifikan, ia meminta agar pemerintah tidak terus menerus menaikkan suku bunga. Karena dikhawatirkan bisa membebani pertumbuhan sektor properti.

"Memang sejauh ini belum berdampak. Tetapi ada kekhawatiran jika terus menerus naik, bisa berdampak ke kami (sektor properti)," terangnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
Kelas Menengah Milenial...
Kelas Menengah Milenial Dominasi Pembelian Properti Residensial
Membangun Standar Baru...
Membangun Standar Baru Industri Properti lewat Indonesia Real Estate Awards 2026
Ketua REI Jabar 2024-2027...
Ketua REI Jabar 2024-2027 Menyadari Tantangan Sektor Real Estate Makin Berat
Bangkitkan Industri...
Bangkitkan Industri Properti lewat Pameran Virtual
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Syarat Sah Hewan Kurban,...
Syarat Sah Hewan Kurban, Tidak Boleh Cacat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved