Sri Mulyani: Pergerakan Rupiah Sulit Diprediksi

Rabu, 21 November 2018 - 21:57 WIB
Sri Mulyani: Pergerakan...
Sri Mulyani: Pergerakan Rupiah Sulit Diprediksi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali melemah setelah pekan lalu menguat tajam. Terkait ini, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, mengungkapkan nilai tukar rupiah selalu bergerak fluktuatif sehingga pergerakan rupiah sulit diprediksi.

"Pergerakan suku bunga dan nilai tukar rupiah menjadi tantangan yang tidak mudah. Karena pergerakannya fluktuatif. Tapi saya optimis bahwa kita mampu menghadapi berbagai tantangan yang ada," ujarnya, Rabu (21/11/2018).

Sri Mulyani menambahkan, dan di tahun 2019 depan, ekonomi Indonesia akan menghadapi tantangan yang tidak mudah seperti tahun ini. Namun, bukan berarti tidak bisa dilewati. Sri Mulyani mengaku optimis bisa melewatinya, terbukti dengan bisa menjaga APBN 2018 berada di jalur yang baik.

Dan menyambut tahun 2019 yang merupakan tahun politik serta dinamika yang besar di lingkup domestik dan global, Sri Mulyani mengatakan hal ini membuat penyusunan APBN 2019 lebih menantang.

Dengan APBN 2019 yang akan sangat menantang, kata dia, apa yang telah diputuskan pemerintah bersama DPR, mungkin akan mengalami tekanan dan dinamika. Diantaranya pertumbuhan ekonomi, suku bunga, harga minyak, nilai tukar, dan jumlah SDA yang bisa diproduksi untuk tingkatkan penerimaan negara.

Namun hal tersebut tidak akan menyurutkan dirinya. "Insya Allah, APBN 2019 kita jaga secara baik dan berakhir dengan kinerja yang baik, baik dihitung dari penerimaan perpajakan maupun PNBP, dan kinerja belanja serta pembiayaan," tegasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi APBN Semester...
Realisasi APBN Semester I/2020, Sri Mulyani: Memburuk Sepanjang Tahun
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Arah Belanja Tahun Depan yang Tembus Rp3.304 Triliun
Sah! RAPBN 2023 Jadi...
Sah! RAPBN 2023 Jadi Undang-undang: Belanja Negara Tembus Rp3.000 Triliun
Sri Mulyani Berpikir...
Sri Mulyani Berpikir Keras Biar Generasi Muda Paham APBN
Usulan Asumsi Dasar...
Usulan Asumsi Dasar Makro 2025: Ekonomi RI Tumbuh 5,1-5,5%, Rupiah Rp15.300-Rp16.000/USD
Kejar Pendapatan Negara...
Kejar Pendapatan Negara Rp2.463 Triliun di RAPBN 2023, Sri Mulyani Didukung DPR
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved