Wall Street Berakhir Lebih Tinggi Ditopang Keuntungan Indeks S&P

Kamis, 22 November 2018 - 08:39 WIB
Wall Street Berakhir...
Wall Street Berakhir Lebih Tinggi Ditopang Keuntungan Indeks S&P
A A A
NEW YORK - Wall Street kembali membaik pada perdagangan, Rabu waktu setempat setelah indeks S & P 500 berakhir lebih tinggi pasca gelombang aksi jual pada sesi kemarin. Tren perbaikan ini dipimpin rebound saham energi dan teknologi, meski pasar sedikit tersendat menjelang akhir sesi usai saham Apple cenderung terbebani.

Raihan positif Dow Jones juga sedikit terkikis untuk menutup sesi cenderung mendatar, sedangkan S & P 500 berakhir masih mendekati posisi terendah. Kekhawatiran tentang memperlambatan pertumbuhan global dan pendapatan perusahaan telah melemahkan pasar dalam beberapa bulan terakhir.

Direktur Kelembagaan Penjualan Perdagangan Michael Antonellile mengatakan, pelemahan ini mungkin terikat dengan program penjualan volume perdagangan yang tipis. "Semua melemah, tidak ada cara mengatakan sebaliknya. Semua orang melihat Apple karena menjadi pendorong negatif," paparnya.

Indeks S & P teknologi naik 0,6% dibantu oleh keuntungan 9,7% saham Autodesk Inc, sedangkan saham Apple berakhir turun 0,1% pada posisi USD176,78 setelah perdagangan tertinggi di level USD180.27 selama sesi sebelumnya.

Perusahaan perangkat lunak Autodesk melaporkan hasil kuartal ketiga di atas perkiraan analis dan mengumumkan kesepakatan senilai USD875 juta untuk membeli perusahaan berbasis perangkat lunak PlanGrid. Terpantau Indeks energi S & P naik 1,6% ketika harga minyak cenderung stabil usai terjun 6% pada hari Selasa.

Dow Jones Industrial Average tercatat berakhir mendatar di level 24.464,69 sedangkan indeks S & P 500 memperoleh tambahan 8.04 poin yang setara 0,30% ke level 2,649.93. Sedangkan komposit Nasdaq meningkat sebesar 63,43 poin atau 0,92% ke posisi 6.972,25.

Pasar saham AS akan ditutup pada hari Kamis untuk Thanksgiving dan akan tutup pukul 1 pm EST (1800 GMT) pada hari Jumat. Dow dan indeks S & P 500 tetap berada di teritori negatif untuk tahun ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
1 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
1 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
2 jam yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
12 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
12 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
12 jam yang lalu
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved