Luhut: Tak Ada 'Papa Minta Saham' dalam Rencana Divestasi Freeport

Jum'at, 30 November 2018 - 17:48 WIB
Luhut: Tak Ada Papa...
Luhut: Tak Ada 'Papa Minta Saham' dalam Rencana Divestasi Freeport
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan tidak ada isu 'papa minta saham' dalam rencana divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia. Termasuk mengenai jatah Pemerintah Daerah (Pemda) Papua yang sebesar 10%.

Dia mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas kemarin telah menegaskan untuk tidak ada titipan apapun dalam rencana divestasi. Jatah 10% untuk pemda pun harus dinikmati rakyat Papua, dan tidak boleh ada perusahaan yang masuk dalam saham tersebut.

"TIdak ada titipan-titipan disana. Pemda 10% murni. TIdak boleh ada perusahaan masuk disana. Presiden sudah beritahu. Enggak ada 'papa minta saham' itu. Pemda itu 10%. Rakyat Papua menikmati itu," katanya di Gedung Kemenko bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (30/11/2018).

Luhut menambahkan, Jokowi pun telah berpesan agar proses divestasi Freeport harus rampung pada tahun ini. Seperti diketahui, Indonesai melalui PT Inalum (Persero) akan membeli hak partisipasi Rio Tinto yang ada di Freeport.

"Soal Freeport, kemarin kita rapat. Semua sudah selesai hanya proses waktu saja. Akhir tahun sudah selesai, Presiden sudah perintahkan," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Luhut: Pemerintah Akan...
Luhut: Pemerintah Akan Hentikan Model Investasi Seperti Freeport
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Profil Rizal Ramli,...
Profil Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved