Kementan Targetkan Bali Bebas dari Rabies dan Jembrana

Minggu, 23 Desember 2018 - 17:07 WIB
Kementan Targetkan Bali...
Kementan Targetkan Bali Bebas dari Rabies dan Jembrana
A A A
JAKARTA - Untuk mencapai target tersebut, I Ketut Diarmita menginstruksikan kepada BBVet Denpasar terus meningkatkan pelayanan kerjanya kepada masyarakat, khususnya dalam pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan di wilayah kerjanya. "Jika ini berhasil, maka ini menjadi capaian luar biasa yang membanggakan bagi kita semua," tegasnya.

Kepala Balai Besar Veteriner I Wayan Masa Tenaya mengatakan, pihaknya terus menerus berupaya untuk meningkatkan inovasi dalam memberikan pelayanan publik. Ia jelaskan bahwa BBVet Denpasar secara tugas dan fungsinya yaitu memberikan pelayanan publik yang diberikan yakni diagnosa penyakit hewan, pengawasan (surveilans), monitoring, investigasi dan pelayanan jasa pengujian laboratorium.

"’Wilayah pelayanan BBVet Denpasar meliputi Bali, NTB dan NTT dan sebagai laboratorium rujukan nasional penyakit ngorok (SE) dan Jembrana pada sapi," terangnya.

Ia menyadari bahwa kinerja UPTnya secara langsung berdampak terhadap keamanan pariwisata di Bali, terutama terkait dengan status kesehatan hewan di wilayah tersebut. Saat ini BBVet telah berhasil membebaskan penyakit Brucellosis dan Rabies di NTB, serta Brucellosis di NTT dan pengendalian penyakit Avian Influenza.

Untuk penyakit Jembrana, kata dia, sudah lebih dari lima tahun ini tidak ditemui kasus di Bali. Ia sebutkan, jika UPT-nya telah memeriksa 55.000 sampel pada tahun ini dalam pembebasan penyakit Jembrana. Dari 55.000 sampel tersebut hanya 13 yang positif PCR.

"Ini sangat kecil sekali angkanya, dan telah kita culling, artinya penyakit Jembrana ini sudah tidak ada masalah secara klinis, kita akan melangkah pada tahap selanjutnya untuk mendapatkan pengakuan dari lembaga internasional," ungkap Masa Tenaya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada! Jembrana Berstatus...
Waspada! Jembrana Berstatus KLB Rabies
Edukasi Webinar Drama...
Edukasi Webinar Drama Anak 'Aku dan Hewan Kesayanganku Bebas Rabies'
Kementan Ajak Petani...
Kementan Ajak Petani dan Penyuluh Manfaatkan Bahan Organik
Petani dan Penyuluh...
Petani dan Penyuluh di Tanah Bumbu Percepat Tanam Padi
Berantas Pemalsuan Pestisida,...
Berantas Pemalsuan Pestisida, CropLife dan Kementan Apresiasi Polres Subang
SDM Pertanian dan Infrastruktur...
SDM Pertanian dan Infrastruktur Jadi Kunci Maksimalkan Fungsi BP Kostratani
Berita Terkini
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
19 menit yang lalu
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
1 jam yang lalu
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
9 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
10 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
12 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved