Hari Pertama Tahun 2019, Wall Street Ditutup Menguat

Kamis, 03 Januari 2019 - 07:31 WIB
Hari Pertama Tahun 2019,...
Hari Pertama Tahun 2019, Wall Street Ditutup Menguat
A A A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street ditutup menguat pada Rabu waktu setempat atau perdagangan hari pertama tahun 2019. Melansir dari CNBC, Kamis (3/1), indeks Dow Jones ditutup lebih tinggi 18,78 poin menjadi 23.346,24, berbanding penurunan hampir 400 poin di perdagangan hari terakhir 2018.

Indeks S&P 500 bertambah 0,13% menjadi 2.510,03, dan Nasdaq naik 0,46% ke level 6.665,94. Sebuah awal yang bagus dibanding posisi hari terakhir 2018, dimana S&P 500 turun lebih dari 1%. Volatilitas perdagangan pada Desember 2018 menjadi yang terburuk sejak krisis keuangan tahun 2008.

"Kita memulai tahun ini dengan mentalitas aksi beli yang berpengaruh terhadap pasar. Hal ini juga didasari data yang cukup bagus, meski kenaikannya tidak terlalu besar," ujar Phil Blancato, CEO Ladenburg Thalmann Asset Management.

Dua emiten bidang teknologi terkemuka, Facebook dan Amazon masing-masing naik 3,5% dan 2,5%, sehingga mendongkrak Nasdaq pulih dari kerugian. Begitu pula saham perbankan besar seperti Goldman Sachs, Bank of America, dan JP Morgan Chase, semuanya naik lebih dari 1%.

Sektor saham energi juga berkontribusi menggerakkan pasar, dengan naik 2,1% sehingga membawa S&P 500 ke zona hijau. Kenaikan ini dipimpin oleh Cabot Oil dan Hess yang mendapat untung dari naiknya harga minyak mentah AS sebesar 2,5%.

Kenaikan Wall Street seolah memupus kekhawatiran soal perlambatan ekonomi global, dimana Indeks Pembelian Manufaktur (PMI) China pada bulan Desember, turun menjadi 49,7 berbanding November di angka 50,2. Pun demikian dengan PMI manufaktur Uni Eropa, yang jatuh ke level terendah sejak Februari 2016.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
3 jam yang lalu
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
4 jam yang lalu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
5 jam yang lalu
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
15 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved