Neraca Perdagangan Defisit Bukti Kinerja Ekonomi Indonesia Memburuk

Rabu, 16 Januari 2019 - 12:33 WIB
Neraca Perdagangan Defisit...
Neraca Perdagangan Defisit Bukti Kinerja Ekonomi Indonesia Memburuk
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data neraca perdagangan Indonesia periode 2018 mengalami defisit USD8,57 miliar. Realisasi neraca perdagangan Indonesia periode 2018 merupakan yang terburuk sejak Indonesia merdeka.

Ekonom Indef, Bhima Yudisthira, mengatakan neraca perdagangan yang terus defisit menunjukkan bahwa kinerja ekonomi Indonesia semakin memburuk. Ini disebabkan laju impor yang semakin tinggi yang membuat defisit neraca perdagangan terus meningkat.

"Pada kuartal IV 2018, defisit perdagangan dari Oktober-Desember 2018 ditotal mencapai USD4,86 miliar. Defisit ini lebih tinggi dibanding kuartal III 2018 sebesar USD2,6 miliar. Artinya kinerja perdagangan bukan semakin membaik tapi semakin memburuk," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Menurutnya, besarnya impor terjadi disemua kelompok sepanjang tahun 2018, sehingga berkontribusi terhadap pelebaran defisit perdagangan. Total impor naik sebesar 20,15%. Sementara, impor bahan baku naik 20,06%, dipengaruhi oleh lonjakan impor untuk keperluan proyek infrastruktur Pemerintah.

Bahkan di bulan Desember, dimana biasanya permintaan bahan baku industri tidak optimal terpotong libur panjang, justru impor besi baja mencatat pertumbuhan 4,96%. "Besi baja pastinya untuk proyek infrastruktur. Artinya komitmen pemerintah untuk menunda proyek yang berkontribusi besar terhadap impor belum serius," katanya.

Sambung Bhima, impor barang konsumsi dalam setahun naik tinggi hingga 22%, padahal konsumsi rumah tangga hanya tumbuh dikisaran 5%. "Ini bisa dicek, apakah ada kontribusi dari maraknya e-commerce karena 93% produk e-commerce adalah barang impor," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indef Sebut Neraca Dagang...
Indef Sebut Neraca Dagang Surplus USD743 Juta Bersifat Semu
Jangan Salah! Neraca...
Jangan Salah! Neraca Dagang Surplus, Bukan Berarti Ekonomi Melejit
Pembukaan Bursa, Jokowi...
Pembukaan Bursa, Jokowi Sebut Neraca Perdagangan Surplus Berkat Hilirisasi
Neraca Dagang Surplus...
Neraca Dagang Surplus Bantu Ketahanan Ekonomi dan Rupiah
Surplus Nggak Ngaruh,...
Surplus Nggak Ngaruh, RI Diramal Masih Resesi hingga Akhir Tahun
Pakar Ekonom INDEF :...
Pakar Ekonom INDEF : Diversifikasi Produk Ekspor Langkah Tepat Mendag Budi Santoso
Berita Terkini
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
25 menit yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
43 menit yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
54 menit yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
1 jam yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
1 jam yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
2 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved