Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Optimistis Negosiasi AS-China

Kamis, 14 Februari 2019 - 08:57 WIB
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Optimistis Negosiasi AS-China
A A A
NEW YORK - Wall Street ditutup lebih tinggi pada perdagangan, Rabu kemarin waktu setempat saat optimistis investor mencuat terhadap pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China untuk bisa mencapai kesepakatan sebagai upaya meredakan perang tarif. Selain itu data inflasi membuat Federal Reserve diyakini menjaga suku bunga tetap stabil.

Semua tiga besar indeks utama bursa saham AS menguat dengan indeks S & P 500 dan Komposit Nasdaq mencetak keempat kemajuan empat hari beruntun. Saham secara singkat memangkas kenaikan setelah tweet Senator A. Marco Rubio pagi ini mengatakan dia akan memperkenalkan tagihan untuk "pajak pembelian kembali perusahaan dengan cara yang sama seperti dividen."

Di Beijing, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan "sejauh ini, berjalan sangat baik," mengenai pembicaraan yang sedang berlangsung dimana bertujuan menyelesaikan perang perdagangan AS-China. Ia menambahkan, diharapkan untuk pertemuan "produktif" di hari-hari mendatang. Sementara Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan harga konsumen tidak berubah untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Januari, sebagai tanda Fed dapat mempertahankan suku bunga stabil.

Dow Jones Industrial Average naik 117,51 poin atau 0,46% menjadi 25.543,27 saat indeks S&P 500 lebih tinggi 8,3 poin yang setara 0,30% ke level 2.753,03. Selanjutnya komposit Nasdaq Composite mendapatkan tambahan 5,76 poin atau 0,08% di posisi 7.420,38.

Dari 11 sektor utama dalam indeks S&P 500, semuanya kecuali layanan utilitas dan komunikasi mengakhiri sesi di wilayah positif. Sektor Energi memimpin dengan mencetak persentase terbesar, lantaran harga minyak mengalami kenaikan terbesar sejak akhir Januari. Groupon Inc merosot 11,% salah satu yang merugi terbesar di Nasdaq, karena hilangnya laba kuartal keempat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
1 jam yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
1 jam yang lalu
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
2 jam yang lalu
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved