Ini Fakta Penggunaan Pestisida di Sentra Bawang Terluas di Asia Tenggara

Rabu, 20 Februari 2019 - 21:47 WIB
Ini Fakta Penggunaan...
Ini Fakta Penggunaan Pestisida di Sentra Bawang Terluas di Asia Tenggara
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, menemukan sejumlah fakta terkait peredaran pestisida di sentra bawang merah di Brebes, Jawa Tengah.

Di sentra bawang terluas di Asia Tenggara ini, rata-rata luas tanam bawang merah mencapai sekitar 30.000 hektar (ha) per tahun yang tersebar di 9 kecamatan sentra tanaman bawang merah. Rata-rata produksinya mencapai 325.000 ton per tahun dengan asumsi rata-rata produktivitas bawang merah mencapai 110,92 kuintal per ha.

Ditemukan, penggunaan pestisida di Kabupaten Brebes secara volume tertinggi di se-Asia Tenggara. Karena luas pertanaman komoditas bawang merah di Kabupaten Brebes per tahun kurang lebih 30.000 ha. Sementara di beberapa negara Asia Tenggara seperti Filipina hanya sekitar 7.000 ha dan Thailand 2.500 ha per tahun.

"Setelah saya melakukan tanya jawab dengan petani di Kecamatan Bulakamba, pemakaian pestisida petani bawang merah masih sesuai dosis yang direkomendasikan," jelas Kasubdit Pengawasan Pupuk dan Pestisida Kementan, Soehoed, Rabu (20/2/2019).

Hanya dalam kondisi tertentu seperti peralihan cuaca yang tidak menentu, pemakaian pestisida kimia oleh petani lebih diintensifkan. Mereka terpaksa untuk menghindari adanya serangan hama tanaman bawang merah.

"Namun demikian, Dinas Pertanian dan KP Kabupaten Brebes terus memberikan penyuluhan tentang ambang batas ekonomi pengendalian penggunaan pestisida," ujarnya.

Selain itu, masih ditemukan adanya pestisida ilegal yang dijual melalui door to door langsung ke petani ataupun sewaktu petani beristirahat siang. Penjual mengumpulkan petani dan melakukan sosialisasi tentang produk pestisida ilegal tersebut denga harga yang lebih murah.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes pun melakukan langkah-langkah untuk meminimalisir peredaran pestisida ilegal. Salah satunya melakukan monitoring rutin maupun secara mandiri maupun bersama Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida Kabupaten Brebes.

Kemudian melakukan diseminasi informasi tentang pestisida kepada para stakeholder terkait (petugas/PPL, kios/toko saprotan dan petani). Penyuluhan kepada petani tentang pemahaman ambang batas ekonomi pengendalian penggunaan pestisida pun dilakukan.

"Kami juga melakukan penyitaan terhadap produk-produk ilegal baik pestisida palsu, pestisida dilarang dan pelanggaran izin pendaftaran," tambahnya.

Pemerintah juga berupaya mengurangi ketergantungan petani terhadap penggunaan pestisida kimia. Diantaranya melalui kegiatan Sekolah Lapang-Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT), Pengembangan Pestisida Organik (baik hayati maupun nabati), pengembangan pengendalian secara fisika dan biologis (perangkap, feromon trap, dan lainnya) serta pengembangan musuh alami.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Barantan Kementan Tahan...
Barantan Kementan Tahan 36 Ton Bawang Merah Impor Ilegal
Stok Bawang Merah Dijamin...
Stok Bawang Merah Dijamin Aman, Kementan Kawal Distribusi
Mentan Pastikan Produksi...
Mentan Pastikan Produksi Bawang Merah Melimpah
Petani Food Estate Hortikultura...
Petani Food Estate Hortikultura di Humbahas Mulai Panen
Tingkatkan Produksi...
Tingkatkan Produksi Bawang Merah, GMC Jabar Dorong Inovasi Pertanian
Tanam Bawang di Food...
Tanam Bawang di Food Estate Humbahas Gagal, Komisi IV DPR Bakal Cek Lapangan
Berita Terkini
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
57 menit yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
1 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
1 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
2 jam yang lalu
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
2 jam yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
2 jam yang lalu
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved